Berita  

Prabowo Genap 75 Tahun, Dr. Iswadi Panjatkan Doa agar Presiden Diberi Kesehatan dan Kekuatan Mengabdi untuk Bangsa

JAKARTA : Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto genap berusia 75 tahun pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Pada momentum istimewa tersebut, Dr. Iswadi, M.Pd., Pengamat Kebijakan Publik dan Ketua Umum Solidaritas Pemersatu Bangsa Indonesia (SPBI), menyampaikan doa dan harapan agar Presiden senantiasa dianugerahi kesehatan, kekuatan, kebijaksanaan, serta keteguhan dalam menjalankan amanah kepemimpinan demi kepentingan bangsa dan negara.

Dr. Iswadi menyampaikan bahwa pertambahan usia seorang pemimpin nasional bukan sekadar momentum perayaan pribadi, melainkan juga kesempatan untuk merefleksikan makna pengabdian, tanggung jawab, dan harapan masyarakat terhadap masa depan Indonesia.

Menurutnya, jabatan presiden merupakan amanah besar yang menuntut komitmen, integritas, kebijaksanaan, serta kesediaan untuk senantiasa mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Pada hari ulang tahun ke-75 Bapak Presiden Prabowo Subianto, saya menyampaikan selamat ulang tahun dan memanjatkan doa agar beliau senantiasa diberikan kesehatan, umur yang berkah, kekuatan, serta kebijaksanaan dalam memimpin bangsa Indonesia. Semoga setiap ikhtiar dan pengabdian yang dilakukan senantiasa membawa manfaat bagi rakyat, bangsa, dan negara,ujar Dr. Iswadi.

Ia berharap Presiden Prabowo dapat terus menjalankan tugas kenegaraan dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan kepentingan masyarakat, serta memperkuat semangat persatuan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia.

Kepemimpinan Harus Berorientasi pada Kepentingan Rakyat

Dr. Iswadi menegaskan bahwa salah satu ukuran penting kepemimpinan nasional adalah kemampuan menghadirkan kebijakan yang menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Menurutnya, harapan rakyat terhadap pemerintah mencakup peningkatan kesejahteraan, pemerataan kesempatan, akses pendidikan yang berkualitas, pelayanan kesehatan, penciptaan lapangan kerja, serta penegakan hukum yang adil.

Ia menilai bahwa momentum ulang tahun Presiden dapat menjadi pengingat bahwa kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan kewenangan, tetapi juga dengan tanggung jawab moral untuk memastikan kehadiran negara dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Seorang pemimpin tidak hanya dinilai dari besarnya tanggung jawab yang diemban, tetapi juga dari kesungguhan dalam mendengarkan aspirasi rakyat, mengambil keputusan secara bijaksana, dan memastikan kebijakan publik memberikan manfaat yang nyata, ungkapnya.

Menurut Dr. Iswadi, kepercayaan masyarakat merupakan unsur penting dalam penyelenggaraan pemerintahan. Kepercayaan tersebut perlu dirawat melalui transparansi, akuntabilitas, konsistensi kebijakan, dan kesediaan pemerintah untuk menerima kritik serta masukan yang konstruktif.

Ia juga berharap seluruh jajaran pemerintahan dapat bekerja secara profesional, menjaga integritas, dan memperkuat koordinasi agar berbagai program pembangunan dapat terlaksana secara efektif serta memberikan hasil yang dapat dirasakan masyarakat.

Pendidikan sebagai Fondasi Masa Depan Indonesia

Sebagai akademisi yang bergerak di bidang pendidikan, Dr. Iswadi memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan sumber daya manusia. Ia menilai pendidikan memiliki peran strategis dalam membangun generasi yang cerdas, berkarakter, berintegritas, dan mampu menghadapi perubahan zaman.

Menurutnya, kemajuan suatu bangsa tidak cukup hanya diukur melalui pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur. Kemajuan juga harus tercermin dari kualitas pendidikan, kemampuan berpikir kritis masyarakat, penguatan karakter, serta terbukanya kesempatan bagi setiap anak untuk memperoleh pendidikan yang layak.

Karena itu, ia berharap perhatian terhadap peningkatan mutu pendidikan terus diperkuat, mulai dari pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, hingga pendidikan tinggi.

Pendidikan adalah investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Kita berharap setiap anak Indonesia, tanpa memandang latar belakang ekonomi maupun tempat tinggalnya, memperoleh kesempatan untuk belajar, berkembang, dan meraih cita cita. Pembangunan pendidikan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas guru, pemerataan sarana belajar, dan penguatan karakter,tuturnya.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan perlu menjadi perhatian berkelanjutan. Guru bukan hanya penyampai pengetahuan, melainkan juga pendidik yang berperan membangun karakter, menumbuhkan kreativitas, dan menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan global.

Dalam pandangannya, penguatan pendidikan dasar menjadi sangat penting karena tahap tersebut merupakan fondasi pembentukan kemampuan literasi, numerasi, karakter, dan keterampilan sosial peserta didik. Investasi yang konsisten pada pendidikan dasar akan membantu menyiapkan sumber daya manusia yang lebih berkualitas dalam jangka panjang.

Persatuan dan Gotong Royong sebagai Kekuatan Bangsa

Selain pendidikan, Dr. Iswadi menekankan pentingnya menjaga persatuan nasional. Menurutnya, Indonesia merupakan bangsa yang memiliki keberagaman suku, agama, budaya, bahasa, dan latar belakang sosial. Keberagaman tersebut perlu dirawat sebagai kekuatan bersama dalam mewujudkan kehidupan berbangsa yang harmonis.

Ia berharap kepemimpinan nasional terus mendorong dialog, memperkuat semangat kebangsaan, dan membuka ruang partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Indonesia membutuhkan persatuan, kerja keras, dan semangat gotong royong. Perbedaan pandangan dalam demokrasi merupakan hal yang wajar, tetapi jangan sampai menghilangkan komitmen kita untuk menjaga keutuhan bangsa dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat, katanya.

Dr. Iswadi juga mengingatkan bahwa pembangunan nasional bukan semata mata tanggung jawab pemerintah. Dunia pendidikan, dunia usaha, organisasi masyarakat, media, dan seluruh warga negara memiliki peran masing masing dalam mendukung kemajuan Indonesia.

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk berkontribusi sesuai kapasitasnya, menyampaikan kritik secara bertanggung jawab, serta ikut mengawasi pelaksanaan kebijakan publik agar tetap berorientasi pada kepentingan bersama.

Harapan untuk Indonesia ke Depan

Pada usia ke-75 Presiden Prabowo, Dr. Iswadi berharap agenda pembangunan nasional semakin memberikan perhatian terhadap pemerataan kesejahteraan, penguatan ekonomi rakyat, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan pembangunan sumber daya manusia.

Ia berpandangan bahwa keberhasilan pembangunan perlu dilihat dari dampaknya terhadap kehidupan masyarakat sehari hari, termasuk meningkatnya kesempatan kerja, terjangkaunya kebutuhan dasar, membaiknya kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, serta terbukanya peluang bagi generasi muda untuk berkembang.

Menurutnya, cita cita Indonesia yang maju dan sejahtera membutuhkan kesinambungan pembangunan yang disertai evaluasi, keterbukaan, dan keberpihakan terhadap kebutuhan masyarakat.

Ia juga berharap Presiden beserta seluruh jajaran pemerintahan senantiasa memperoleh kekuatan untuk menghadapi berbagai tantangan nasional dan global, sekaligus mampu mengambil keputusan yang mempertimbangkan kepentingan jangka panjang bangsa.

Doa dan harapan kita adalah agar Presiden Prabowo selalu diberikan kesehatan, kekuatan, kejernihan berpikir, serta kebijaksanaan dalam menjalankan amanah. Semoga Indonesia semakin maju, rakyatnya semakin sejahtera, pendidikannya semakin berkualitas, dan persatuan bangsa semakin kokoh, ujar Dr. Iswadi.

Menutup pernyataannya, Dr. Iswadi kembali menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-75 kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia berharap usia yang bertambah menjadi momentum untuk terus memperkuat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Selamat ulang tahun ke-75 kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Semoga Allah senantiasa melimpahkan kesehatan, perlindungan, dan kekuatan dalam menjalankan tugas kenegaraan. Semoga setiap langkah pengabdian membawa kebaikan bagi rakyat Indonesia dan menjadi bagian dari ikhtiar mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, berpendidikan, dan bermartabat, tutupnya. ##