Terindikasi Oknum Perusahaan PT. Serdang Tengah Diduga Tunggangi Aksi Demonstrasi Terhadap Kades Tanjung Purba dan Kades Petumbukan

Teks Foto : Dugaan keterlibatan oknum di lingkungan Perusahaan PT. Serdang Tengah dalam aksi demonstrasi yang berlangsung pada 27 Juli 2026 lalu kembali mencuat/(Doks Foto/infonewsnusantara.com)

Deli Serdang | infonewsnusantara.com

Dugaan keterlibatan oknum di lingkungan Perusahaan PT. Serdang Tengah dalam aksi demonstrasi yang berlangsung pada 27 Juli 2026 lalu kembali mencuat.

Sejumlah peserta aksi demonstrasi yang sebelumnya berunjuk rasa di depan Kantor Bupati Deli Serdang, Kejaksaan Negeri Deli Serdang, dan Polresta Deli Serdang, terpantau berkumpul di depan Kantor Afdeling II PT. Serdang Tengah, Desa Paya Kuda, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, pada tanggal yang sama.

Dugaan tersebut mengemuka dalam pertemuan di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Deli Serdang, pada Jumat (31/07/2026).

Pertemuan itu dihadiri Kepala Desa Tanjung Purba, Tebeholo Purba S.P., Kepala Bidang Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa!(PMD) Kabupaten Deli Serdang, Rismar Silaban, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Deli Serdang, Anwar Sadat Siregar, perwakilan Inspektorat Kabupaten Deli Serdang, Sapta, serta Empat Warga Desa Tanjung Purba yang sebelumnya mengikuti aksi unjuk rasa tersebut.

Dalam forum tersebut, beberapa peserta aksi demonstrasi menyampaikan keterangan bahwa mereka ikut demonstrasi setelah mendapat arahan dari oknum yang disebut Mandor dan Asisten Perusahaan.

Mereka juga mengaku tidak mengetahui secara rinci tujuan maupun substansi aksi unjuk rasa yang diikuti.

Di lokasi terpisah, sejumlah warga masyarakat yang berunjuk rasa mengatas namakan Masyarakat Desa Petumbukan juga mengaku hal serupa.

Mereka menyebut tidak memahami maksud dan tujuan aksi demonstrasi tersebut.

“Kami hanya diminta beberapa perempuan pakai masker yang tidak kami kenal untuk membawa dan mengangkat poster serta spanduk soal transparansi Dana Desa dan Koperasi Mandiri Desa Petumbukan,” ujar salah seorang warga masyarakat, Sabtu (01/08/2026).

Menanggapi hal itu, Kepala Desa Tanjung Purba, Tebeholo Purba S.P., menyatakan keprihatinan atas kegaduhan yang dinilai menimbulkan keresahan di masyarakat.

Ia meminta Pemerintah Kabupaten Deli Serdang bersama DPRD Kabupaten Deli Serdang menjembatani pemanggilan koordinator aksi unjuk rasa dan pihak perusahaan untuk memberikan klarifikasi terbuka.

“Kami berharap seluruh pihak yang berkaitan dengan aksi demonstrasi ini dapat memberikan penjelasan secara terbuka agar persoalan tidak berkembang menjadi informasi yang menyesatkan dan menimbulkan keresahan di masyarakat,” kata Tebeholo, Sabtu (01/08/2026).

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Deli Serdang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Andi Baso Ariaji, mengatakan pihaknya akan memfasilitasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk membahas persoalan terkait aksi unjuk rasa tersebut.

Rapat Dengar Pendapat (RDP) diharapkan menghadirkan Pemerintah Daerah, Koordinator Aksi Unjuk Rasa, pihak Perusahaan, Pemerintah Desa, dan unsur Masyarakat.

“Dengan demikian seluruh pihak dapat menyampaikan keterangan secara terbuka sehingga diperoleh penjelasan yang objektif dan transparan, serta menjadi dasar penyelesaian sesuai peraturan perundang-undangan,” ungkapnya, Sabtu (01/08/2026).

Hingga berita ini diterbitkan pihak Perusahaan PT. Serdang Tengah belum memberikan keterangan atau tanggapan resmi terkait dugaan adanya keterlibatan oknum perusahaan dalam mengarahkan peserta aksi demonstrasi tersebut.(ds-40)