*SELEKSI JPT PRATAMA SIMEULUE TAHUN 2026 DIMINTA PERKETAT VERIFIKASI IJAZAH, AGAR TIDAK ADA LAGI JPT PRATAMA Di JABAT YANG TERINDIKASI IJAZAH PALSU*

Simeulue Info News Nusantara.com
“Pengumuman Panitia Seleksi Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemda Simeulue Nomor : 800.1.2.6./003/Pansel/ 2026 Untuk Mengisi 9 Jabatan Pratama Tinggi Yang Masih Kosong .

Pemerintah Kabupaten Simeulue melalui Panitia Seleksi resmi membuka Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Tahun 2026.

Seleksi ini bertujuan mengisi 9 jabatan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang saat ini lowong. Tahap penyampaian berkas administrasi dibuka mulai 17 April hingga 01 Mei 2026, dengan salah satu persyaratan yakni kualifikasi pendidikan minimal Sarjana (S-1) atau setara, sesuai ketentuan perundang-undangan.

Menanggapi tahapan seleksi tersebut, sejumlah elemen masyarakat Simeulue menyampaikan harapan agar Panitia Seleksi melakukan verifikasi dokumen pendidikan secara cermat dan berlapis.

“Kami meminta agar Panitia Seleksi memastikan keabsahan seluruh dokumen persyaratan, khususnya ijazah, sesuai prosedur yang berlaku. Ini penting untuk menjaga kualitas dan integritas pejabat publik,” ujar seorang tokoh masyarakat yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan,kamis (23/4/2026).

Harapan tersebut, menurutnya, tidak lepas dari isu dugaan penggunaan Ijazah Palsu (IJP) di kalangan ASN yang pernah viral menjadi perhatian publik pada tahun 2022. Ia menilai, penyelesaian terhadap persoalan tersebut masih menjadi pekerjaan rumah bersama.

“Persoalan dugaan IJP pada tahun 2022 lalu menjadi catatan penting. Masyarakat berharap seleksi JPT kali ini benar-benar bersih dari potensi masalah serupa, sehingga sejalan dengan visi‘SIMEULUE BERMARTABAT’ yang dicanangkan Bupati Monas dan Nusar Wakil Bupati Simeulue,”tambahnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa seleksi JPT merupakan momentum strategis untuk mendapatkan figur pimpinan OPD yang kompeten dan berintegritas. “Karena itu, prinsip kehati-hatian dan akurasi dalam verifikasi administrasi harus menjadi prioritas Panitia Seleksi,” tegasnya (abec)