Berita  

RUA ke-4 AIPNI Regional I Aceh  Penguatan Kurikulum OBE dan Kepemimpinan Berlanjut

Banda AcehInfonewsnusantara, 15 Agustus 2026 – Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) Regional I Wilayah Aceh menggelar Rapat Umum Anggota (RUA) ke-4 Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Penguatan Kurikulum Profesi Ners Berbasis Outcome-Based Education (OBE), Sabtu (15/8/2026), di Aula Rufaida Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala.

Kegiatan tersebut diikuti delegasi institusi anggota dan pengurus AIPNI Regional I Wilayah Aceh. Sembilan institusi pendidikan keperawatan turut berpartisipasi, yaitu Fakultas Keperawatan USK, Universitas Abulyatama, Universitas Bina Bangsa Getsempena, Universitas Muhammadiyah Mahakarya, Universitas Bumi Persada, STIKes Medika Seramoe Barat, STIKes Nurul Islam, STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe, dan STIKes Darussalam Lhokseumawe.

Penguatan Kurikulum dan Mutu Pendidikan Ners

Rangkaian kegiatan sesi pagi diawali dengan laporan Ketua Panitia, Dr. Ns. Budi Satria, MNS. Dalam sambutannya, Budi menyampaikan bahwa pelaksanaan RUA bukan hanya menjadi forum organisasi untuk mempertanggungjawabkan pelaksanaan kepengurusan, tetapi juga menjadi momentum strategis bagi institusi pendidikan keperawatan di Aceh untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan Ners.

Menurutnya, penguatan kurikulum berbasis OBE menjadi kebutuhan penting agar lulusan Ners memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan pelayanan kesehatan dan perkembangan dunia pendidikan tinggi.

“RUA ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan institusi anggota AIPNI Regional I sekaligus menyamakan persepsi dalam pengembangan pendidikan Profesi Ners berbasis OBE. Kita berharap hasil kegiatan ini dapat memberikan arah yang semakin jelas bagi peningkatan mutu pendidikan keperawatan di Aceh,” ujar Budi.

Kegiatan kemudian dibuka oleh Ketua Umum AIPNI Pusat, Prof. Agus Setiawan, S.Kp., MN., DN. Dalam sambutannya, Prof. Agus menekankan pentingnya sinergi antara AIPNI pusat, regional, dan institusi pendidikan dalam menghadapi dinamika pendidikan keperawatan nasional.

RUA merupakan momentum penting untuk mengevaluasi kepengurusan sekaligus menyusun program kerja AIPNI Regional I Aceh untuk periode berikutnya. Ia menekankan agar “program kerja regional disusun selaras dan bersinergi dengan program kerja AIPNI Pusat sehingga seluruh institusi dapat bergerak dalam arah dan tujuan yang sama dalam meningkatkan mutu pendidikan Ners,” ungkap Prof. Agus.

Setelah pembukaan, peserta mengikuti materi Penguatan Kurikulum AIPNI Berbasis OBE yang disampaikan oleh Bidang Kurikulum AIPNI Pusat, Dr. Ns. Ummi Solikhah, M.Kep. Materi tersebut dimoderatori oleh Dr. Ns. Darmawati, M.Kep., Sp.Mat.

RUA Berlangsung dalam Empat Pleno

Pada sesi siang, kegiatan dilanjutkan dengan rangkaian persidangan RUA yang terdiri atas empat pleno. Pleno I membahas pengesahan agenda RUA dan pembacaan tata tertib persidangan yang dipimpin oleh pimpinan sidang sementara (Dr. Ns. Budi Satria, MNS, Ns. Martina, M.Kep, Sp.Kep.J dan Ns. Muhammad Iqbal S. M.Kep Selanjutnya, Pleno II membahas pemilihan pimpinan sidang RUA yang difasilitasi oleh Bidang Organisasi AIPNI Regional I (Ns. Mursal, M.Kep, Ns. Cut Oktaviayana, M.Kep dan Ns. Mahruri Saputra, M.Kep.

Pada Pleno III, pengurus AIPNI Regional I Wilayah Aceh menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Kepengurusan Periode 2022–2026, yang dilanjutkan dengan penyampaian rekomendasi dari masing-masing bidang.

Sementara itu, agenda utama berlangsung pada Pleno IV, yaitu pemilihan Ketua AIPNI Regional I Wilayah Aceh periode 2026–2030.

Dalam proses pemilihan, delapan perwakilan institusi memberikan rekomendasi agar ketua periode sebelumnya tetap melanjutkan kepemimpinan AIPNI Regional I. Setelah melalui proses persidangan, pimpinan sidang menetapkan Prof. Dr. Teuku Tahlil, S.Kp., MS sebagai Ketua AIPNI Regional I Wilayah Aceh periode 2026–2030 secara aklamasi.

Ketua Terpilih: Lanjutkan Sinergi dan Konsolidasi

Dalam sambutannya setelah ditetapkan sebagai ketua terpilih, Prof. Dr. Teuku Tahlil, S.Kp., MS menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh institusi anggota AIPNI Regional I.

Ia menegaskan bahwa amanah tersebut merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijalankan dengan mengedepankan kolaborasi, konsolidasi, dan peningkatan mutu pendidikan keperawatan di Aceh.

“Kepercayaan ini bukanlah milik saya pribadi, tetapi merupakan amanah bersama seluruh institusi anggota AIPNI Regional I. Ke depan, kita akan terus memperkuat kolaborasi dan kebersamaan untuk meningkatkan kualitas pendidikan Profesi Ners serta menghasilkan lulusan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan perkembangan sistem kesehatan,” ujar Prof. Tahlil.

Ia juga mengajak seluruh institusi anggota untuk terus membangun komunikasi dan sinergi, baik dalam pengembangan kurikulum, peningkatan mutu pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Dihadiri Pengurus dan Pimpinan Institusi Keperawatan

RUA AIPNI Regional I Wilayah Aceh ke-4 ini turut dihadiri Ex Officio Sekretaris AIPNI Regional I Ns. Iskandar, S.Kep., M.Kep., Bendahara Ns. Martina, M.Kep., Sp.Kep.J, serta para pengurus dan perwakilan pimpinan institusi pendidikan keperawatan di Aceh.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas AIPNI Regional I Wilayah Aceh dalam menghadapi tantangan pendidikan keperawatan ke depan, khususnya dalam implementasi kurikulum Profesi Ners berbasis OBE dan peningkatan mutu lulusan Ners.

Dengan terpilihnya kembali Prof. Dr. Teuku Tahlil, S.Kp., MS untuk periode 2026–2030, AIPNI Regional I Wilayah Aceh menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program strategis organisasi sekaligus memperkuat kolaborasi antar-institusi pendidikan Ners di Aceh.