Breaking News
Bukan Jalan Baru! Ali Imran Bongkar Jejak Akses Kebun Oboh Sejak 1980-an, Pemerintah Diminta Cek Batas Kawasan Siapkan Mesin Politik Jelang Pemilu 2029, Partai Indonesia Terang Gelar Konsolidasi Nasional Siapkan Mesin Politik Jelang Pemilu 2029, Partai Indonesia Terang Gelar Konsolidasi Nasional JAKARTA – Partai Indonesia Terang (Pinter) menggelar Konsolidasi Nasional sekaligus perayaan Hari Ulang Tahun Ketumnya, Dr (Cn) Cut Nyak Hj Rizayati SH, MM, di Jakarta, Sabtu (12/9/2026) malam. Partai Indonesia Terang mulai memperkuat mesin politik hingga tingkat bawah sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029. Konsolidasi nasional digelar untuk memastikan struktur organisasi dari tingkat pusat hingga daerah berjalan solid sekaligus memperkenalkan kembali program-program yang menjadi fokus partai. Konsolidasi tersebut diikuti jajaran Partai Indonesia Terang dari 38 provinsi. Penguatan struktur akan dilanjutkan hingga tingkat kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan, desa, hingga rukun warga. Ketua Umum Partai Indonesia Terang, Cut Nyak Rizayati, mengatakan, kekuatan partai tidak semata-mata bergantung pada sosok pemimpin. Menurutnya, soliditas seluruh struktur organisasi menjadi faktor penting agar partai dapat bekerja secara nyata di tengah masyarakat. “Saya ingin seluruh rakyat Partai Indonesia Terang memahami bahwa kekuatan terbesar kita bukanlah hanya berada pada siapa dan menjadi siapa pemimpin, tetapi pada seberapa solid kita sebagai sebuah organisasi,” ujar Cut Nyak Rizayati. Ia menilai kepengurusan pusat tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan jajaran daerah. Karena itu, konsolidasi nasional menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara struktur partai dan masyarakat. Cut Nyak Rizayati juga menegaskan Partai Indonesia Terang akan kembali menjalankan sejumlah program yang sebelumnya sempat terhenti, termasuk Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS). “Partai Indonesia Terang mulai melanjutkan segala program PJUTS, tenaga surya. Yang sempat kemarin terhenti dari Sabang sampai Merauke, sudah berhenti selama 2 tahun, sekarang kita mulai,” katanya. Selain PJUTS, ia menyebut program rumah bersubsidi dan solar cell sebagai bagian dari program yang akan terus didorong. Menurut Cut Nyak Rizayati, berbagai program tersebut harus dibuktikan melalui kerja nyata, bukan sekadar menjadi slogan politik. “Makanya harapan saya dengan hadirnya Partai Indonesia Terang ini bukan dasar kita bahas slogan terang-terang aja, harus kita buktikan. Omongan kita ini harus kita buktikan, jangan asal-asal ngomong doang,” tegasnya. Perkuat Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi, Lom Lom Suwondo Dorong Pondok Pesantren Al-Hidayah di Kutalimbaru-Deli Sedang, Kembangkan Budidaya Bawang Merah Dua Excavator Dikerahkan, Pemko Langsa Percepat Pembersihan Krueng Langsa
Berita  

Dua Excavator Dikerahkan, Pemko Langsa Percepat Pembersihan Krueng Langsa

Kota Langsa – Infonewsnusantara.com

Pemerintah Kota (Pemko) Langsa terus mempercepat penanganan dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Langsa. Salah satu fokus penanganan dilakukan di aliran Krueng Langsa, khususnya terhadap tumpukan kayu dan material yang terbawa arus banjir dan berpotensi menghambat aliran sungai.

Pada Sabtu (12/9/2026), petugas kembali melakukan pembersihan di kawasan bantaran Krueng Langsa. Sebanyak dua unit excavator dikerahkan untuk mengangkat tumpukan kayu serta material sisa banjir yang berada di sepanjang aliran sungai.

Pengerahan alat berat tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Wali Kota Langsa untuk mempercepat penanganan pascabanjir. Meskipun kondisi medan di lokasi cukup sulit dijangkau, petugas tetap melakukan pembersihan secara maksimal agar aliran Krueng Langsa kembali lancar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Langsa, Aulia Syahputra, mengatakan pengerahan dua unit excavator dilakukan sebagai langkah percepatan penanganan material sisa banjir di kawasan tersebut.

“Sesuai instruksi Wali Kota Langsa, kita terus mempercepat penanganan pascabanjir, salah satunya dengan mengerahkan dua unit excavator untuk mengangkat tumpukan kayu dan material yang menghambat aliran sungai. Kita berharap proses pembersihan dapat segera dituntaskan,” ujarnya.

Menurutnya, penanganan pascabanjir tidak hanya dilakukan ketika air masih menggenangi permukiman, tetapi berlanjut setelah air surut. Pembersihan material yang terbawa arus menjadi penting untuk memastikan aliran sungai tetap berfungsi dengan baik sekaligus mengurangi potensi terjadinya penyumbatan dan genangan kembali.

Respons Pemko Langsa terhadap bencana banjir juga dilakukan sejak sebelum, saat, hingga setelah kejadian. Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra, S.E., bersama Wakil Wali Kota Langsa Muhammad Haikal Alfisyahrin, S.T., secara bergantian turun langsung meninjau sejumlah lokasi terdampak serta menyerahkan bantuan masa panik kepada masyarakat di enam gampong dalam wilayah Kota Langsa.

Penanganan di lapangan turut melibatkan personel BPBD, TNI, Polri dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang bersama-sama membantu masyarakat serta menangani berbagai dampak yang ditimbulkan akibat banjir.

Sinergi lintas sektor tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemko Langsa untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat, terkoordinasi dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Setelah masa tanggap darurat di lapangan, pemerintah juga terus mendorong percepatan pemulihan dengan membersihkan material sisa banjir dan memastikan fasilitas serta lingkungan terdampak kembali dalam kondisi yang lebih baik.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kabid PSLB3 & PKLH Ibrahim Jafar, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Hadi Wijaya, Kabid Humas Diskominfo Langsa Muslim Ridwan, Analis Kebijakan Bagian Kehumasan Yuni Mariko, Geuchik Pondok Pabrik, Bhabinkamtibmas dan Babinsa.