Simeulue Info News Nusantara.com Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Simeulue mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan. Potensi ini meliputi hujan lebat disertai angin kencang dan gelombang tinggi di wilayah perairan.
Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana Kabupaten Simelue (PRB) Syafril Yunus mengatakan, kondisi cuaca ekstrem tersebut dipicu oleh adanya dinamika atmosfer di wilayah Samudera Hindia yang berdampak langsung ke wilayah Aceh, termasuk Kabupaten Simeulue. BMKG memprakirakan kondisi ini masih akan berlangsung beberapa hari ke depan.
Dalam imbauannya, Syafril Yunus meminta masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak, terutama pada saat hujan deras dan angin kencang. Masyarakat juga diminta untuk memangkas dahan pohon yang rapuh dan mengamankan barang-barang yang mudah terbawa angin di sekitar rumah.
Khusus untuk nelayan dan operator kapal, Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana Kabupaten Simelue (PRB) mengimbau untuk tidak melaut terlebih dahulu jika kondisi cuaca tidak memungkinkan. Gelombang tinggi berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran dan aktivitas di laut. Informasi prakiraan cuaca dari BMKG agar terus dipantau sebelum beraktivitas.
Syafril Yunus menambahkan Beberapa potensi bencana yang diwaspadai antara lain banjir, tanah longsor di daerah perbukitan, dan pohon tumbang.
Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana Kabupaten Simelue (PRB) mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang namun waspada. Masyarakat diminta untuk segera melapor ke pihak berwenang apabila menemukan tanda-tanda bencana atau membutuhkan bantuan darurat. Keselamatan bersama menjadi prioritas utama di tengah potensi cuaca ekstrem ini ” fungkas Syafril Yunus. (*)
