Rahmad Syahputra Laporkan ke Polresta Deli Serdang Saat Kejadian Perusakan Mobilnya dan Dilempari Pakai Batu

Teks Foto : Rahmad Syahputra didampimgi Dodi bersama Paino dan rekannya menunjukkan surat laporan di depan Gedung Sat Reskrim Polresta Deli Serdang, pada Senin (13/07/2026) malam/(Doks Foto/InfoNewsNusantara.com)

Deli Serdang | InfoNewsNusantara.com

Supir Mobil Tangki dengan Nomor Polisi BK 8640 GC, Rahmad Syahputra melaporkan ke Polresta Deli Serdang saat kejadian perusakan mobilnya dan dilempari pakai batu, pada Senin (13/07/2026) malam.

Ia menyebutkan, dirinya sudah dikejar dari Jalan Asrama Haji Medan. Rahmad Syahputra mengaku saat itu diteriaki dan dituduh menabrak orang di jalan.

Sampai akhirnya di depan Rumah Sakit Nursaada tepatnya di Jalan Tanjung Morawa, Ujung Serdang mobilnya disitu dirusak memakai batu dan dilempari.

“Awalnya dari Asrama Haji kita diekori sampai Rumah Sakit Nur Saada, kita kena macet. Di situlah mobil kita dirusaki, dipukuli pakai batu dan dilempari. Kurang lebih ada 20 orang yang melakukan,” kata Rahmad Syahputra kepada 1kabar.com usai melaporkan di Polresta Deli Serdang, pada Senin (13/07/2026) malam.

“Terakhir kita lari minta perlindungan ke Polsek Tanjung Morawa, sampai di Polsek Tanjung Morawa orang ini menghilang,” ucap Rahmad Syahputra.

Di samping itu, Dodi Dahin Divisi Hukum Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (LPK-RI) selaku pendamping korban, mengatakan sudah melaporkan ke Sat Reskrim Polresta Deli Serdang dan berharap kasus ini agar ditindaklanjuti.

“Jadi laporannya pengrusakan barang mobil kami. Kami berharap ini ditindaklanjuti dengan sebaik mungkin,” kata Dodi Dahin kepada 1kabar.com di depan Gedung Sat Reskrim Polresta Deli Serdang, pada Senin (13/07/2026) malam.

Dodi mengatakan sudah mengantongi ciri-ciri pelaku dengan foto yang ada.

“Pelaku-pelakunya kami tidak tahu persis. Ada ciri-cirinya foto orang itu, ada sudah kami kantongi. Kurang lebih jumlahnya itu ada 20-an orang,” ucap Dodi.

Ia menduga, kejadian ini sudah direncanakan mulai sore, yang diancamkan ke pemilik Mobil Tangki Paino, yang saat ini bersengketa dengan dept Collector ACC Finance.

“Dari segi kronologis dari yang dijelaskan tadi, sudah nampak, ada rentetannya. Sore Pak Paino dari ACC Finance itu mendapat ancaman, dari salah satu Dept Collector yang mengaku ditugaskan ACC Finance, mau apa pun bentuknya akan dikejarnya Mobil ini,” ungkap Dodi.

“Sementara Mobil ini masih kita buat sengketa, mengajukan gugatan ke pengadilan, kita uji keabsahan fidusia-nya dan pencantuman klausal baku,” tegas Dodi.(inn0101/1kbr/ds/ac/nain/zul-40)