Breaking News
HRD Dukung Terobosan Presiden Prabowo Hadirkan Infrastruktur Dasar bagi Masyarakat HRD Dukung Terobosan Presiden Prabowo Hadirkan Infrastruktur Dasar bagi Masyarakat JAKARTA — Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) H Ruslan Daud (HRD), sangat mendukung langkah dan terobosan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya konektivitas antardesa. Dikatakan HRD, infrastruktur seperti jembatan menjadi perhatian pemerintah agar mobilitas masyarakat, termasuk anak-anak sekolah, tidak lagi terhambat. Hal itu disampaikan HRD usai mengikuti Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Menurut H Ruslan Daud, pembangunan infrastruktur dasar memiliki arti penting karena perubahan yang dihadirkan negara harus benar-benar dirasakan masyarakat, terutama mereka yang tinggal di perdesaan dan wilayah terpencil. Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Aceh 2 itu mengatakan, terobosan atau langkah Presiden Prabowo yang terus mendorong pembangunan berbagai proyek besar dan strategis sangat baik. Namun, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat tidak boleh luput dari perhatian pemerintah. “Kita harus selalu mengerti bahwa negara harus hadir untuk rakyat yang paling terpencil. Rakyat yang paling jauh dari pusat-pusat kehidupan yang besar harus menikmati kualitas hidup yang baik,” katanya. Di sisi lain, HRD menilai berbagai proyek besar dan strategis yang terus dijalankan serta diresmikan Presiden Prabowo merupakan bagian dari upaya membawa Indonesia menjadi negara modern, maju, dan makmur. Namun, menurut Ketua DPW PKB Aceh ini, cita-cita pembangunan nasional harus berjalan beriringan dengan pemenuhan kebutuhan mendasar masyarakat. Sebelumnya Dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI, Presiden Prabowo menekankan pentingnya konektivitas antardesa. Presiden menargetkan lebih dari 5.000 jembatan desa dapat dibangun hingga akhir tahun ini. Ia menegaskan tidak boleh lagi ada anak-anak sekolah yang harus mempertaruhkan keselamatan hanya karena tidak tersedia jembatan untuk menyeberangi sungai. “Target kita pada akhir tahun ini selesai 5.000 lebih jembatan desa. Tidak boleh lagi ada anak-anak kita yang harus bertaruh nyawa hanya untuk menyeberang sungai untuk ke sekolah karena tidak ada jembatan, berangkat ke sekolah harus berjalan berjam-jam, berangkat basah, di kelas basah, pulang basah. Saudara sekalian, tidak boleh terjadi,” tegas Prabowo. (*) Polres Bireuen Sambut HUT Ke-81 RI, Gelar Bakti Sosial di Masjid ‎Polres Pidie Semarakkan HUT RI ke 81 lewat Bakti Religi dan Gotong Royong Bersama Masyarakat Abah Guru Ujang Supriatin: Arief Martha Rahadyan Representasi Generasi Muda dengan Gagasan untuk Indonesia
Berita  

Walikota Jeffry Sentana: CFD Langsa Bukan Hanya Olahraga, Tapi Ruang Kebersamaan dan Pelayanan

Kota Langsa – INN.COM Kawasan Lapangan Merdeka, Kota Langsa, dipadati warga yang memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD), Minggu (28/6/2026). Tidak sekadar menjadi ajang berolahraga, kegiatan rutin akhir pekan ini juga menjelma sebagai ruang kebersamaan yang menghadirkan beragam layanan, hiburan, hingga Gerakan Pangan Murah untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Sejak pagi, suasana penuh semangat tampak mewarnai kawasan CFD. Masyarakat dari berbagai kalangan mengikuti jalan santai, senam sehat, menikmati hiburan musik, hingga mengunjungi stan-stan UMKM yang menawarkan beragam produk unggulan lokal. Kehangatan interaksi antara warga, pelaku usaha, komunitas, dan pemerintah semakin memperkuat fungsi CFD sebagai ruang publik yang inklusif dan produktif.

Sejumlah instansi turut menghadirkan layanan bagi masyarakat. Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Langsa menggelar aksi donor darah dengan berbagai doorprize menarik. Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa membuka layanan pembuatan paspor bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), sementara Kodim 0104/Aceh Timur menyediakan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis. Tak ketinggalan, Yakult turut berbagi produk kepada masyarakat sekaligus memperkenalkan varian rasa terbarunya.

Salah satu stan yang paling ramai dikunjungi warga adalah Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan Pemerintah Kota Langsa melalui Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan, dan Perikanan. Program ini menghadirkan berbagai kebutuhan pokok berkualitas dengan harga bersubsidi sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu pengendalian inflasi daerah.

Gerakan Pangan Murah berlangsung selama dua hari, 28–29 Juni 2026, dengan berbagai komoditas yang dijual di bawah harga pasar, di antaranya telur Rp42.000 per papan, cabai rawit Rp32.000 per kilogram, cabai merah Rp40.000 per kilogram, cabai hijau Rp24.000 per kilogram, bawang merah Rp29.000 per kilogram, bawang putih Rp35.000 per kilogram, serta ayam potong Rp19.000 per kilogram.

Walikota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, mengatakan bahwa Car Free Day merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Langsa dalam menghadirkan ruang publik yang sehat, inklusif, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Car Free Day bukan hanya tentang olahraga. Ini adalah ruang kebersamaan, berbagai pelayanan, sekaligus ruang kepedulian. Karena itu, kami juga menghadirkan Gerakan Pangan Murah agar masyarakat tidak hanya pulang dengan tubuh yang lebih sehat, tetapi juga memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Menurutnya, Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat melalui penyediaan bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau.

Di akhir kegiatan, Walikota menyampaikan apresiasi kepada seluruh instansi, komunitas, pelaku UMKM, dunia usaha, serta berbagai pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan Car Free Day.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah bersama-sama menjadikan Car Free Day sebagai ruang yang menghadirkan kesehatan, kebersamaan, pelayanan, dan manfaat bagi masyarakat Kota Langsa. Semoga kolaborasi ini terus terjaga dan semakin baik ke depannya,” tutupnya.