PIDIE|INN.com
Sigli-Momentum Hari Raya Idul adha 1447 Hijriah dimanfaatkan keluarga besar Komite Peralihan Aceh (KPA) dan Partai Aceh (PA) Kabupaten Pidie untuk mempererat kembali tali persaudaraan, memperkuat solidaritas, serta meneguhkan komitmen kebersamaan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Semangat itu terlihat dalam kegiatan Silaturahmi dan Halal Bihalal yang berlangsung di Kantor DPW Partai Aceh dan KPA Kabupaten Pidie, Jalan Lingkar Medan–Banda Aceh, Gampong Keunire, Kecamatan Pidie.
Sejak pagi, ratusan peserta mulai memadati lokasi kegiatan. Mereka datang dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pidie dengan tujuan yang sama, yakni memperkuat hubungan kekeluargaan yang selama ini menjadi fondasi utama dalam perjalanan organisasi dan kehidupan sosial masyarakat Aceh. Sekitar 250 peserta hadir dalam kegiatan tersebut, terdiri atas unsur pengurus Partai Aceh, jajaran KPA, anggota DPRK Pidie dari Fraksi Partai Aceh, tokoh masyarakat, ulama, serta para pangsagoe dari berbagai wilayah.
Sejumlah tokoh penting tampak hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Sekretaris Jenderal DPW Partai Aceh Kabupaten Pidie M. Iriawan, S.E., Wakil Ketua KPA Pidie Muslem, Sekretaris Jenderal MUNA Kabupaten Pidie Tgk. Amri Aiyub, para anggota DPRK dari Fraksi Partai Aceh, serta para ketua Partai Aceh tingkat kecamatan se-Kabupaten Pidie. Kehadiran para tokoh tersebut menunjukkan kuatnya semangat konsolidasi dan silaturahmi yang dibangun dalam momentum keagamaan tersebut.
Suasana hening menyelimuti ruangan ketika para peserta mengikuti rangkaian acara pembukaan. Setelah itu, panitia menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya menjaga persatuan dan memperkuat hubungan antar sesama, terutama setelah perayaan Iduladha yang identik dengan nilai pengorbanan, kebersamaan, dan kepedulian sosial.
Nuansa persaudaraan semakin terasa dengan terpampang nya sejumlah spanduk dan banner di lokasi kegiatan. Pesan-pesan yang tertulis tidak hanya mengajak peserta untuk menjaga silaturahmi, tetapi juga menegaskan pentingnya kepedulian terhadap sesama. Tema “Mempererat Ukhuwah, Mempererat Kebersamaan dan Menebar Kepedulian” menjadi pesan utama yang mewarnai kegiatan tersebut. Sementara tema lainnya, “Saling Memaafkan, Pererat Silaturahmi, Perkuat Persaudaraan dan Keberkahan Dalam Ikatan Sosial dan Persaudaraan”, menjadi pengingat bahwa hubungan sosial yang kuat merupakan modal penting dalam membangun masyarakat yang harmonis.
Dalam sambutannya, Sekretaris Jenderal MUNA Kabupaten Pidie, Tgk. Amri Aiyub, menegaskan bahwa silaturahmi bukan sekadar agenda seremonial yang dilakukan setiap tahun. Menurutnya, silaturahmi merupakan sarana memperkuat solidaritas dan memperkokoh hubungan sosial yang telah terjalin selama ini. Ia menilai bahwa dalam kehidupan masyarakat Aceh yang menjunjung tinggi nilai kekeluargaan, kebersamaan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas sosial dan keharmonisan antar sesama.
Tgk. Amri Aiyub juga menekankan bahwa semangat kebersamaan harus diikuti dengan kepedulian terhadap kondisi masyarakat. Karena itu, kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya berisi pertemuan dan temu kangen antar sesama keluarga besar perjuangan, tetapi juga diwujudkan melalui aksi sosial berupa santunan kepada anak-anak yatim serta doa bersama untuk keselamatan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengingatkan pentingnya memahami sejarah dan nilai perjuangan yang diwariskan oleh para tokoh Aceh.memiliki kontribusi besar dalam perjalanan sejarah Aceh yang perlu dipahami secara utuh oleh generasi muda. Nilai-nilai pengabdian, keteguhan, dan semangat memperjuangkan kepentingan masyarakat menjadi bagian dari warisan pemikiran yang relevan untuk dijadikan bahan refleksi dalam kehidupan saat ini.
Sampai hari ini fitnah demi fitnah kita rasakan masih terus terjadi, antara lain propaganda serta adu domba dari pihak tertentu, sehingga hal tsb dapat membuat perpecahan diantara kita, Namun kita semua harus sll bersyukur atas karunia dari Allah SWT, karena itu semua adalah suatu langkah menuju masa akhir sehingga kita semua harus saling menjaga, jangan mudah terpancing tetap jaga kebersamaan. Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT.
Pandangan tersebut mendapat perhatian dari para peserta yang hadir. Di tengah berbagai dinamika yang berkembang, semangat persatuan dan kebersamaan dinilai tetap menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas daerah. Melalui komunikasi yang baik serta hubungan sosial yang kuat, berbagai persoalan dapat diselesaikan secara lebih bijaksana dan konstruktif.
Pada kesempatan yang sama, panitia juga menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim. Penyaluran bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian sosial yang diusung dalam kegiatan. Bagi penyelenggara, kebersamaan tidak hanya diwujudkan melalui pertemuan dan silaturahmi, tetapi juga melalui perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan dan kepedulian.
Pelaksanaan Silaturahmi dan Halal Bihalal KPA dan Partai Aceh Kabupaten Pidie menunjukkan bahwa momentum keagamaan masih menjadi ruang penting untuk memperkuat hubungan sosial, membangun komunikasi, serta mempererat persaudaraan di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang mempertemukan berbagai unsur keluarga besar perjuangan, tetapi juga menjadi wadah memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat persatuan yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Aceh.
Melalui suasana yang berlangsung damai, penuh kekeluargaan, dan sarat nilai keagamaan, para peserta berharap semangat ukhuwah, kepedulian, serta persaudaraan yang terbangun dalam kegiatan tersebut dapat terus terjaga dan menjadi kekuatan bersama dalam mendukung pembangunan serta kemajuan Kabupaten Pidie dan Aceh pada masa mendatang.
