Jeritan Hati Prajurit di Tengah Banjir Susulan Linge: Demi Anak Sekolah dan Warga, TNI Terjang Arus Deras Bantu Penyeberangan di Kala ilie Jamat

Aceh Tengah-infonewsnusantara.com

Banjir susulan kembali melanda wilayah Kampung Reje Payung, Kala Jamat, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, pada Selasa, 21 April 2026. Debit air sungai yang meningkat drastis akibat hujan deras menyebabkan akses masyarakat terputus dan memaksa warga menghadapi kondisi berbahaya untuk beraktivitas sehari-hari.

Sejumlah warga, termasuk anak-anak yang hendak berangkat ke sekolah, terpaksa menyeberangi sungai dengan kondisi arus deras menggunakan tali sling darurat. Situasi tersebut memantik kepedulian personel TNI dari Yonif TP 854/DK Brigif 90/YDK yang turun langsung membantu masyarakat agar dapat melintas dengan lebih aman.

Salah satu personel yang terlibat dalam proses evakuasi dan bantuan penyeberangan, Sersan Satu Windra Bajaupan Pokko 3 Ton Morse Kompi Bantuan Yonif TP 854/DK Brigif 90/YDK, mengaku prihatin melihat kondisi masyarakat yang terdampak bencana.

“Kala Jamat membuat hati saya menangis melihat penderitaan masyarakat pasca dilanda banjir susulan. Akses warga terputus, terutama anak-anak yang harus tetap bersekolah. Warga juga harus mempertaruhkan keselamatan saat menyeberangi sungai dengan arus yang deras menggunakan sling seadanya,” ujarnya.

Menurut informasi yang dihimpun, banjir susulan tersebut terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan Kecamatan Linge dalam beberapa hari terakhir. Hingga kini, warga masih berharap adanya penanganan lanjutan agar akses transportasi dapat kembali normal.

Personel TNI bersama aparat kampung dan masyarakat setempat terus berupaya membantu warga yang hendak melintas serta melakukan pemantauan kondisi sungai guna mengantisipasi potensi banjir lanjutan.

Pemerintah daerah diharapkan dapat segera mengambil langkah penanganan jangka pendek maupun jangka panjang, termasuk perbaikan infrastruktur penghubung yang rusak akibat banjir.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi arus sungai masih terpantau deras. Warga diimbau tetap waspada, mengutamakan keselamatan, dan mengikuti arahan petugas di lapangan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.(*)