JAKARTA_INN.com
Tokoh penggerak pariwisata, Arief Martha Rahadyan, B.Sc., M.Sc., menilai Indonesia memiliki potensi besar menjadi kekuatan pariwisata, dengan cara meningkatkan nilai ekonomi yang dibelanjakan setiap wisatawan selama berada di Indonesia.
Arief mengatakan Indonesia perlu mencontoh strategi negara maju seperti Jepang, Singapura, dan Uni Emirat Arab yang mengutamakan kualitas layanan, konektivitas internasional, serta pengembangan pariwisata bernilai tinggi.
Indonesia tidak kekurangan destinasi wisata. Yang perlu ditingkatkan adalah kualitas pengalaman wisata agar wisatawan tinggal lebih lama dan membelanjakan lebih banyak uang. Itulah kunci peningkatan devisa negara,” ujarnya.
Ada beberapa langkah yang perlu diprioritaskan, yakni mengembangkan pariwisata premium, memperluas penerbangan internasional, mempercepat digitalisasi layanan, memperkuat ekonomi kreatif dan UMKM di destinasi wisata, serta meningkatkan kebersihan, keamanan, dan kepastian hukum,” tutupnya.
