infonewsnusantara, Bireuen – Suasana canggung mewarnai agenda konferensi pers yang dijadwalkan oleh Polres Bireuen pada Minggu (26/7/2026).
Sejumlah wartawan liputan Bireuen memilih meninggalkan lokasi setelah menunggu lebih dari tiga jam tanpa adanya kepastian pelaksanaan maupun informasi lanjutan dari pihak penyelenggara.
Sebelumnya, Humas Polres Bireuen menyampaikan melalui grup Mitra Kerja Humas Res BRN bahwa konferensi pers akan digelar di Makodim 0111/Bireuen pada pukul 12.00 WIB.
Namun, saat waktu yang telah ditentukan tiba, informasi tersebut berubah. Lokasi konferensi pers dipindahkan ke Aula Mapolres Bireuen dengan jadwal baru pukul 13.00 WIB.
Para wartawan kemudian berpindah dari Makodim ke Mapolres Bireuen untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Hingga pukul 15.00 WIB, konferensi pers belum juga dimulai. Menurut para wartawan, tidak ada penjelasan ataupun pemberitahuan resmi mengenai alasan keterlambatan maupun perubahan jadwal kembali.
Ketua Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Bireuen, Yusri, S.Sos., M.Sos., menyayangkan kurangnya komunikasi dari pihak Polres Bireuen kepada para jurnalis yang telah hadir dan menunggu sejak siang.
Seharusnya pihak Polres memberi tahu kepada wartawan yang sudah menunggu lebih dari tiga jam. Jangan diabaikan seperti ini,” ujar Yusri.
Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terulang mengingat wartawan merupakan mitra kepolisian dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.
“Kami berharap ke depan hal seperti ini tidak terjadi lagi. Jika memang ada kendala atau penundaan, seharusnya wartawan diberi informasi sehingga tidak menunggu berjam-jam tanpa kepastian,” tambahnya.
Kekecewaan juga dirasakan oleh sebagian besar wartawan liputan Bireuen yang menilai buruknya komunikasi tersebut telah mengganggu tugas jurnalistik mereka.
Hingga akhirnya, hampir seluruh wartawan yang hadir memilih meninggalkan lokasi.##
