Berita  

Ni Wayan Ariyani Putri Bidik Tari Condong di Ajang Rare Bali Culture Fest 2026

Badung – INN.COM Di usianya yang baru 11 tahun, Ni Wayan Ariyani Putri sudah punya dua mimpi besar. Di panggung ia ingin menjadi penari Bali yang membanggakan. Di angkasa, ia bercita-cita menjadi seorang pramugari.

Siswa kelas 5 SD 6 Jimbaran ini sudah malang melintang menjuarai lomba tari sejak 2022 dan kini tengah bersiap mewakili sekolahnya di ajang Rare Bali Culture Fest 2026 pada 25 – 26 Juli mendatang.

Putri, begitu ia akrab disapa, bernaung di bawah Sanggar Seni Cakra Buana Kedonganan. Hobinya menari, megender, dan melukis sudah digelutinya sejak 3 tahun terakhir. Bagi Putri, menari bukan sekadar lomba. Setiap tahun saat kenaikan tingkat tanggal 25 Desember, ia selalu berhasil meraih juara.

“Putri anaknya penurut dan rajin latihan. Kami bangga punya anak yang punya bakat seni,” ujar Ni Made Murdani, ibunda Putri, kamis (23/7/2026)

Dukungan keluarga menjadi bahan bakar utama Putri. Sambil terus mengasah gerak tari, ia juga mulai belajar bahasa Inggris. Cita-citanya sederhana tapi besar: terbang ke seluruh dunia sebagai pramugari, tapi tetap membawa nama budaya Bali.

Kini, Putri sedang fokus mempersiapkan diri untuk mengikuti lomba Tari Condong mewakili SD 6 Jimbaran dalam Rare Bali Culture Fest 2026.

Rare Bali Culture Fest 2026 merupakan ajang pelestarian budaya dengan tema “Yuga Dharma Lestari: Pengabdian Luhur Untuk Melestarikan Budaya Sepanjang Masa”

Event yang ditujukan untuk siswa SD usia 7 – 12 tahun ini membuka 5 kategori lomba: Megender, Tari Condong, Mesatua Bali, Busana Adat Bali, dan Ogoh-Ogoh Mini dengan total hadiah puluhan juta rupiah.

Festival ini menyediakan wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat sekaligus mencintai seni dan tradisi Bali. Anak-anak tidak hanya berkompetisi, tapi juga belajar dan bangga dengan warisan leluhurnya.

Panggung Rare Bali Culture Fest bukan hanya soal menang atau kalah. Ini tentang menjaga api budaya agar tetap menyala.

Dengan semangat Yuga Dharma Lestari, diharapkan ajang ini mampu melahirkan bibit-bibit seniman muda yang kelak akan terus menjaga dan melestarikan budaya Bali sepanjang masa.(tik)