Arief Martha Rahadyan Apresiasi Transparansi Pemerintah Terkait Lawatan Presiden Prabowo

JAKARTA/INN.com

Arief Martha Rahadyan.B.Sc,.MSc menyampaikan apresiasi atas penjelasan yang disampaikan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya terkait pembiayaan lawatan luar negeri Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa biaya tambahan di luar anggaran negara ditanggung secara pribadi oleh Presiden, keterbukaan informasi tersebut penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan.

Di tengah tingginya perhatian masyarakat terhadap efisiensi anggaran negara, langkah Presiden Prabowo yang disebut tidak membebankan biaya tambahan kepada APBN mencerminkan etika kepemimpinan yang mengedepankan tanggung jawab moral dan sensitivitas terhadap kondisi fiskal nasional. Seskab Teddy juga menjelaskan bahwa jumlah rombongan kunjungan luar negeri Presiden telah dipangkas signifikan dibanding periode sebelumnya, dari lebih dari 120 orang menjadi sekitar 50–60 orang.

Penjelasan terbuka kepada publik seperti ini sangat penting dalam membangun kepercayaan. Ketika ada efisiensi, transparansi, dan tanggung jawab pribadi dalam penggunaan anggaran negara, maka publik dapat melihat adanya kesungguhan membangun tata kelola pemerintahan yang lebih akuntabel,” ujar Arief.

Langkah efisiensi yang dilakukan pemerintahan Presiden Prabowo, termasuk pengurangan rombongan dan penekanan pemborosan anggaran, merupakan sinyal positif terhadap budaya birokrasi yang lebih produktif dan berorientasi hasil. Efisiensi tanpa mengurangi efektivitas adalah pesan penting bahwa negara harus dikelola dengan prinsip kehati-hatian dan kebermanfaatan,” tambahnya.

Arief berharap transparansi dan akuntabilitas seperti ini harus dijaga agar kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan semakin kuat,” tutup Arief.