MEDAN | InfoNewsNusantara.com
Aksi pencurian yang berulang disebuah rumah di Jalan Bunga Rinte, Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, memunculkan bentuk protes yang tak biasa. Pemilik rumah berinisial NA memasang baliho besar berisi ucapan “terima kasih” kepada para pelaku pencurian yang disebut telah menggasak sebagian besar isi rumahnya.
Baliho itu dipasang di depan rumah yang kini tampak nyaris kosong. Dalam tulisan bernada satir tersebut, korban mencantumkan daftar panjang barang-barang yang hilang akibat pencurian yang disebut telah berlangsung berulang kali selama beberapa tahun terakhir.
Saat dikonfirmasi wartawan, pada Sabtu, 8 Mei 2026, NA mengatakan pemasangan baliho tersebut merupakan bentuk kekecewaan mendalam terhadap situasi yang dialaminya. “Saya dan keluarga sudah pasrah. Pencurian ini sudah sering terjadi, bahkan pernah saat kami masih berada di dalam rumah,” ujar NA sebagaimana yang dilansir dari mistar.id, Sabtu (09/05/2026).
Menurut dia, laporan kepada aparat penegak hukum sebenarnya telah dibuat sejak Tahun 2024. Namun hingga kini, ia mengaku belum melihat perkembangan berarti terkait pengungkapan kasus tersebut.
Dalam baliho itu, korban menyebut berbagai barang yang hilang, mulai dari sepeda motor, laptop, telepon genggam, genset, pendingin ruangan, televisi, hingga perhiasan dan uang tunai.
Tak hanya barang elektronik, berbagai perlengkapan rumah tangga juga disebut ikut raib. Di antaranya kitchen set, instalasi listrik, pintu rumah, jerjak jendela, mesin kopi, hingga sekitar 100 kilogram kopi.
Berdasarkan pengakuan korban, total kehilangan disebut mencapai sekitar 80 persen isi rumah.
NA mengatakan, aksi pencurian di kawasan tersebut membuat warga masyarakat sekitar hidup dalam keresahan. Ia menilai situasi keamanan lingkungan semakin memprihatinkan karena kasus serupa disebut kerap terjadi. “Baliho ini memang bentuk sindiran. Karena kami bingung harus bagaimana lagi,” kata NA sebagaimana yang dilansir dari mistar.id, Sabtu (09/05/2026).
Pantauan wartawan di lokasi menunjukkan baliho tersebut menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas. Sebagian warga berhenti sejenak untuk membaca daftar barang hilang yang dituliskan korban.
Di bagian akhir tulisan pada baliho, korban menyampaikan pesan mengenai kondisi keamanan di kawasan Jalan Bunga Rinte yang disebut semakin mengkhawatirkan akibat maraknya pencurian.(inn0101/m-40)
