Penguatan Kabinet Berbasis Profesionalisme, Arief Martha Rahadyan Dinilai Layak Masuk Kabinet Merah Putih

Banda Aceh|INN.com

Ketua LSM DPW Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Aceh, Muammar Saputra, menyatakan dukungannya terhadap figur muda profesional, Arief Martha Rahadyan, untuk masuk dalam jajaran Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Muammar, Arief merupakan sosok yang memiliki kombinasi kualitas yang dibutuhkan dalam pemerintahan saat ini, yakni kecerdasan, integritas, keberanian, kemampuan eksekusi, serta jaringan yang luas di tingkat nasional maupun internasional.

Arief Martha Rahadyan adalah representasi figur muda profesional yang tidak hanya memiliki kapasitas intelektual, tetapi juga rekam jejak yang menunjukkan integritas dan keberanian dalam mengambil keputusan strategis. Ini adalah tipe pemimpin yang dibutuhkan dalam memperkuat kinerja kabinet ke depan,” ujar Muammar dalam keterangannya, Senin (13/4/2026).

Ditengah tantangan global, pemerintah membutuhkan sosok yang mampu bergerak cepat, adaptif, serta memiliki perspektif strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat daya saing nasional.

Dengan kemampuan yang dimiliki, Arief tidak hanya layak, tetapi juga potensial untuk ditempatkan pada sektor-sektor strategis seperti energi, investasi, maupun pariwisata yang saat ini membutuhkan akselerasi dan inovasi kebijakan,” lanjutnya.

Muammar juga menilai bahwa kehadiran figur non-partai dengan latar belakang profesional akan memberikan warna baru dalam pemerintahan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kabinet.

Kami melihat pentingnya membuka ruang bagi figur-figur yang tidak semata berasal dari latar belakang politik, tetapi memiliki kompetensi dan visi kebangsaan yang kuat. Arief Martha Rahadyan memenuhi kriteria tersebut,” tegasnya.

Ketua DPW KAKI Aceh,Muammar Saputra berharap Presiden Prabowo Subianto memberikan kesempatan kepada tokoh muda potensial dalam proses penyegaran kabinet, guna menciptakan pemerintahan yang lebih dinamis, responsif, dan berorientasi pada hasil.

Momentum ini harus dimanfaatkan untuk menghadirkan energi baru dalam kabinet. Figur seperti Arief Martha Rahadyan diyakini mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendorong agenda pembangunan nasional yang berkelanjutan,” tutup Muammar.