Aceh Tamiang | INN.com
Upaya pemulihan pascabencana banjir di Aceh hingga kini masih terus dilakukan oleh berbagai pihak. Salah satu kebutuhan paling mendesak yang menjadi perhatian adalah ketersediaan air bersih bagi warga terdampak dan para pengungsi.
Sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan, relawan Peduli Bencana Sumatra bersama Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PEPABRI) terus mengupayakan penyaluran bantuan air bersih dari Medan ke wilayah terdampak banjir di Aceh Tamiang.
Bantuan tersebut disalurkan langsung oleh Arsyad Husen dari Relawan Peduli Bencana Sumatra bersama Sekretaris PEPABRI Purnawirawan TNI, Zulsyafri. Kegiatan ini turut didampingi oleh Babinsa Koramil 02/KRB Kodim 0117/Aceh Tamiang, Serka Swanto.
Penyaluran air bersih difokuskan ke sejumlah titik posko pengungsian korban banjir di Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang. Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama untuk konsumsi, memasak, dan keperluan sanitasi.
Sekretaris PEPABRI Purn TNI, Zulsyafri, menyampaikan bahwa keterbatasan akses air bersih pascabanjir berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan jika tidak segera ditangani.
Oleh karena itu, sinergi antara relawan, organisasi purnawirawan TNI, dan aparat kewilayahan menjadi sangat penting dalam situasi darurat seperti ini.
“Air bersih adalah kebutuhan utama. Kami berupaya semaksimal mungkin agar bantuan ini dapat menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.
Sementara itu, Babinsa Koramil 02/KRB Serka Swanto menegaskan bahwa TNI akan terus hadir mendampingi masyarakat dalam setiap tahapan penanganan bencana, mulai dari masa tanggap darurat hingga pemulihan.
Dengan adanya kolaborasi lintas elemen ini, diharapkan beban penderitaan warga terdampak banjir di Aceh Tamiang dapat berangsur berkurang, sembari menunggu pemulihan kondisi lingkungan dan infrastruktur secara menyeluruh.
