Polres Bireuen Ikuti Gladi Bersih Upacara HUT Ke-81 Republik Indonesia  Bireuen – Personel Polres Bireuen yang terlibat dalam upacara memperingati HUT Ke-81 Republik Indonesia, mengikuti Gladi Bersih yang digelar dipangan ruang terbuka hijau Cot Gapu, Sabtu 15 Agustus 2026  Kegiatan gladi bersih tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan untuk memastikan seluruh rangkaian upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dapat berjalan dengan tertib, lancar, dan khidmat  Dalam pelaksanaan gladi bersih, seluruh peserta mengikuti setiap tahapan upacara, mulai dari persiapan pasukan, penghormatan, pengibaran Bendera Merah Putih, hingga rangkaian kegiatan lainnya sesuai dengan susunan upacara yang telah ditentukan  Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasi Humas AKP M.Nasir mengatakan,   Personel Polres Bireuen yang terlibat dalam upacara HUT Ke – 81 RI tahun 2026 ini, diantaranya dalam Pasukan 45 pengibar bendera serta peleton peserta upacara  “Hari ini digelarnya gladi bersih upacara HUT Ke – 81 RI tahun 2026, selama ini personel polres bireuen yang terlibat dalam pasukan 45, yang tergabung dengan TNI dan Pasukan Pakibraka telah mengikuti latihan yang panjang, guna pemantapan yang maksimal saat pelaksanaanya nanti” terang Kasi Humas  Personel Polres Bireuen yang terlibat langsung dalam Pasukan 45 pengibar bendera ada 16 Personel, 15 Personel Pasukan dan 1 Personel bertindak sebagai Danki Pasukan 45,  yaitu IPDA Ghullaman Dzaki Bramantya, S.Tr,IK  Kasi Humas berharap, semoga pada pelaksanaannya nanti di hari senin 17 Agustus 2026, semua rangkaian dalam upacara peringatan HUT Ke – 81 RI, dapat berjalan lancar dan khitmad sesuai harapan semua
Berita  

Polres Bireuen Ikuti Gladi Bersih Upacara HUT Ke-81 Republik Indonesia Bireuen – Personel Polres Bireuen yang terlibat dalam upacara memperingati HUT Ke-81 Republik Indonesia, mengikuti Gladi Bersih yang digelar dipangan ruang terbuka hijau Cot Gapu, Sabtu 15 Agustus 2026 Kegiatan gladi bersih tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan untuk memastikan seluruh rangkaian upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dapat berjalan dengan tertib, lancar, dan khidmat Dalam pelaksanaan gladi bersih, seluruh peserta mengikuti setiap tahapan upacara, mulai dari persiapan pasukan, penghormatan, pengibaran Bendera Merah Putih, hingga rangkaian kegiatan lainnya sesuai dengan susunan upacara yang telah ditentukan Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasi Humas AKP M.Nasir mengatakan, Personel Polres Bireuen yang terlibat dalam upacara HUT Ke – 81 RI tahun 2026 ini, diantaranya dalam Pasukan 45 pengibar bendera serta peleton peserta upacara “Hari ini digelarnya gladi bersih upacara HUT Ke – 81 RI tahun 2026, selama ini personel polres bireuen yang terlibat dalam pasukan 45, yang tergabung dengan TNI dan Pasukan Pakibraka telah mengikuti latihan yang panjang, guna pemantapan yang maksimal saat pelaksanaanya nanti” terang Kasi Humas Personel Polres Bireuen yang terlibat langsung dalam Pasukan 45 pengibar bendera ada 16 Personel, 15 Personel Pasukan dan 1 Personel bertindak sebagai Danki Pasukan 45, yaitu IPDA Ghullaman Dzaki Bramantya, S.Tr,IK Kasi Humas berharap, semoga pada pelaksanaannya nanti di hari senin 17 Agustus 2026, semua rangkaian dalam upacara peringatan HUT Ke – 81 RI, dapat berjalan lancar dan khitmad sesuai harapan semua

HRD Dukung Terobosan Presiden Prabowo Hadirkan Infrastruktur Dasar bagi Masyarakat   JAKARTA — Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) H Ruslan Daud (HRD), sangat mendukung langkah dan terobosan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya konektivitas antardesa.   Dikatakan HRD, infrastruktur seperti jembatan menjadi perhatian pemerintah agar mobilitas masyarakat, termasuk anak-anak sekolah, tidak lagi terhambat.   Hal itu disampaikan HRD usai mengikuti Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).   Menurut H Ruslan Daud, pembangunan infrastruktur dasar memiliki arti penting karena perubahan yang dihadirkan negara harus benar-benar dirasakan masyarakat, terutama mereka yang tinggal di perdesaan dan wilayah terpencil.  Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Aceh 2 itu mengatakan, terobosan atau langkah  Presiden Prabowo yang terus mendorong pembangunan berbagai proyek besar dan strategis sangat baik. Namun, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat tidak boleh luput dari perhatian pemerintah.  “Kita harus selalu mengerti bahwa negara harus hadir untuk rakyat yang paling terpencil. Rakyat yang paling jauh dari pusat-pusat kehidupan yang besar harus menikmati kualitas hidup yang baik,” katanya.  Di sisi lain, HRD menilai berbagai proyek besar dan strategis yang terus dijalankan serta diresmikan Presiden Prabowo merupakan bagian dari upaya membawa Indonesia menjadi negara modern, maju, dan makmur.  Namun, menurut Ketua DPW PKB Aceh ini, cita-cita pembangunan nasional harus berjalan beriringan dengan pemenuhan kebutuhan mendasar masyarakat.   Sebelumnya Dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI, Presiden Prabowo menekankan pentingnya konektivitas antardesa.   Presiden menargetkan lebih dari 5.000 jembatan desa dapat dibangun hingga akhir tahun ini. Ia menegaskan tidak boleh lagi ada anak-anak sekolah yang harus mempertaruhkan keselamatan hanya karena tidak tersedia jembatan untuk menyeberangi sungai.  “Target kita pada akhir tahun ini selesai 5.000 lebih jembatan desa. Tidak boleh lagi ada anak-anak kita yang harus bertaruh nyawa hanya untuk menyeberang sungai untuk ke sekolah karena tidak ada jembatan, berangkat ke sekolah harus berjalan berjam-jam, berangkat basah, di kelas basah, pulang basah. Saudara sekalian, tidak boleh terjadi,” tegas Prabowo. (*)
Berita  

HRD Dukung Terobosan Presiden Prabowo Hadirkan Infrastruktur Dasar bagi Masyarakat JAKARTA — Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) H Ruslan Daud (HRD), sangat mendukung langkah dan terobosan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya konektivitas antardesa. Dikatakan HRD, infrastruktur seperti jembatan menjadi perhatian pemerintah agar mobilitas masyarakat, termasuk anak-anak sekolah, tidak lagi terhambat. Hal itu disampaikan HRD usai mengikuti Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Menurut H Ruslan Daud, pembangunan infrastruktur dasar memiliki arti penting karena perubahan yang dihadirkan negara harus benar-benar dirasakan masyarakat, terutama mereka yang tinggal di perdesaan dan wilayah terpencil. Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Aceh 2 itu mengatakan, terobosan atau langkah Presiden Prabowo yang terus mendorong pembangunan berbagai proyek besar dan strategis sangat baik. Namun, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat tidak boleh luput dari perhatian pemerintah. “Kita harus selalu mengerti bahwa negara harus hadir untuk rakyat yang paling terpencil. Rakyat yang paling jauh dari pusat-pusat kehidupan yang besar harus menikmati kualitas hidup yang baik,” katanya. Di sisi lain, HRD menilai berbagai proyek besar dan strategis yang terus dijalankan serta diresmikan Presiden Prabowo merupakan bagian dari upaya membawa Indonesia menjadi negara modern, maju, dan makmur. Namun, menurut Ketua DPW PKB Aceh ini, cita-cita pembangunan nasional harus berjalan beriringan dengan pemenuhan kebutuhan mendasar masyarakat. Sebelumnya Dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI, Presiden Prabowo menekankan pentingnya konektivitas antardesa. Presiden menargetkan lebih dari 5.000 jembatan desa dapat dibangun hingga akhir tahun ini. Ia menegaskan tidak boleh lagi ada anak-anak sekolah yang harus mempertaruhkan keselamatan hanya karena tidak tersedia jembatan untuk menyeberangi sungai. “Target kita pada akhir tahun ini selesai 5.000 lebih jembatan desa. Tidak boleh lagi ada anak-anak kita yang harus bertaruh nyawa hanya untuk menyeberang sungai untuk ke sekolah karena tidak ada jembatan, berangkat ke sekolah harus berjalan berjam-jam, berangkat basah, di kelas basah, pulang basah. Saudara sekalian, tidak boleh terjadi,” tegas Prabowo. (*)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.