Banda Aceh/INN.com
Ketua Lembaga Investigasi Negara (LIN) Aceh, Bukhari, ketahui info dari beberapa media online yang bahwa Nilai Pokir Ketua DPRA Aceh tahun 2026 diduga mencapai Rp. 1 Triliun rupiah dan peruntukannya juga belum sepenuhnya tepat sasaran, ini memang luar biasa serakahnya ketua DPRA, jika dugaan tersebut benar-benar adanya.
Dari informasi yang beredar di beberapa media online, yang bahwa Pokir Khusus Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) pada tahun anggaran 2026 diduga mencapai nilai Rp. 1 Triliun rupiah dan peruntukannya belum sepenuhnya tepat sasaran, luar biasa jika ini benar terjadi maka sudah seharusnya pemerintah Aceh segera publikasikan kepada masyarakat Aceh bahwa pokir ketua DPRA yang nilainya mencapai 1 Triliun rupiah dibelanjakan apa saja dan lokasinya juga disebutkan apakah sudah sesuai dengan aspirasi dan untuk mensejahterakan rakyat Aceh.
Dan kepada publik harus diberitahu secara terang benderang, bahwa uang pokir 1 Triliun rupiah tersebut apa saja yang dibelanjakan dan lokasi mana saja agar masyarakat aceh tidak bertanya-tanya dan pada akhirnya menjadi isu yang negatif terhadap pemerintah Aceh dan juga kepada ketua DPRA yang saat ini sedang memimpin.
Ketua LIN Aceh Bukhari, minta kepada ketua DPRA dan Pemerintah Aceh supaya segera buat konferensi pers jika dugaan yang punya pokir senilai Rp. 1 Triliun rupiah memang benar ada dan belum sepenuhnya tepat sasaran.
Dan jika dugaan nilai pokir ketua DPRA Rp. 1 Triliun rupiah itu tidak benar adanya maka segera jelaskan ke publik, agar semua dapat informasi yang akurat dan dipercaya. Tutup Bukhari
