Jakarta|INN.com
Tokoh nasional Arief Martha Rahadyan mengapresiasi langkah strategis Pemerintah Indonesia yang menandatangani Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) dengan Eurasian Economic Union (EAEU).
Kesepakatan ini dinilai sebagai terobosan penting untuk memperluas akses pasar global sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan internasional.
Perjanjian FTA Indonesia–EAEU membuka peluang ekspor ke pasar sekitar 180 juta konsumen, mencakup Rusia, Kazakhstan, Belarus, Armenia, dan Kyrgyzstan. Menurut Arief, langkah tersebut mencerminkan kinerja pemerintahan yang progresif, visioner, dan berorientasi jangka panjang, serta menunjukkan diplomasi ekonomi Indonesia yang aktif dan terukur.
Kesepakatan ini diyakini memberikan multiplier effect bagi perekonomian nasional, terutama sektor industri, pertanian, perikanan, dan UMKM berorientasi ekspor. Penurunan hambatan tarif dan non-tarif akan meningkatkan daya saing produk Indonesia di kawasan Eurasia.
Arief juga menilai keberhasilan ini menunjukkan kepemimpinan pemerintah yang adaptif terhadap dinamika geopolitik dan ekonomi global. Ia berharap implementasi FTA berjalan optimal dengan pendampingan bagi pelaku usaha, khususnya UMKM, agar manfaatnya dirasakan luas oleh masyarakat.
Dengan perjanjian ini, Indonesia semakin menegaskan posisinya sebagai kekuatan ekonomi regional yang aktif dan dipercaya secara global, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
