Ridwan Hisjam: Sampaikan Belasungkawa Atas Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Indonesia Air Transport di South Sulawesi

Jakarta|INN.com

Politisi Senior Partai Golkar Ridwan Hisjam, turut berduka cita atas insiden kecelakaan yang terjadi pada pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport.

Ucapan turut berduka cita disampaikan melalui awak media disela-sela kesibukannya, ketika ditemui awak media, pada hari Kamis, 22 Januari 2026.

Pesawat ATR 42-500 dinyatakan hilang kontak saat akan mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pada Sabtu (17/1/2026) siang. Pesawat buatan tahun 2000 bernomor seri 611 itu tengah melaksanakan penerbangan dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta menuju South Sulawesi – Makassar.

Pesawat tersebut berisi 10 orang, yang terdiri dari tujuh (7) orang kru pesawat dan tiga (3) orang penumpang yang merupakan Aparatur Sipil Negara, Kementerian Kelautan dan Perikanan tepatnya pada Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP).

Ketiga pegawai tersebut tengah melaksanakan tugas dari Kementerian KKP, melalui unit kerjanya yakni Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP). Tugas tersebut adalah untuk melakukan misi Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, melalui udara atau air surveilance di wilayah pengelolaan perikanan udara Republik Indonesia.

Ridwan Hisjam menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan berharap proses investigasi dapat dilakukan secara transparan dan objektif untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut.

“Kami berharap proses investigasi dapat dilakukan secara transparan dan objektif untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut dan mencegah kejadian serupa di masa depan,” kata Ridwan Hisjam.