Ridwan Hisjam Dorong Hilirisasi Pariwisata, Perkuat Sinergi untuk Dongkrak Ekonomi Nasional

Jakarta|INN.com

Pariwisata dan ekonomi nasional merupakan dua sektor yang saling terkait erat dan memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Dalam upaya meningkatkan nilai tambah produk nasional, Ir. H. M. Ridwan Hisjam menegaskan pentingnya program hilirisasi sebagai strategi utama pemerintah untuk mendongkrak daya saing di kancah global.

Hilirisasi dalam konteks pariwisata adalah proses pengembangan produk dan jasa yang berorientasi pada peningkatan nilai tambah. Hal ini dilakukan dengan mengembangkan produk wisata yang unik, berkualitas, serta meningkatkan standar pelayanan kepada wisatawan. Melalui strategi ini, pariwisata diharapkan bertransformasi menjadi salah satu sumber pendapatan utama bagi masyarakat dan negara.

Ir. H. M. Ridwan Hisjam menekankan bahwa keberhasilan hilirisasi pariwisata sangat bergantung pada kolaborasi yang kuat antara pemerintah, swasta, dan masyarakat. Pemerintah berperan sentral dalam menyediakan infrastruktur dan regulasi yang mendukung iklim investasi. Sektor Swasta berperan dalam inovasi serta pengembangan produk dan jasa yang berkualitas tinggi. Masyarakat berperan aktif dalam menciptakan dan mengelola potensi wisata lokal yang unik dan berkarakter, Sabtu (11/04/2026).

“Salah satu bukti nyata dari keberhasilan kolaborasi ini adalah pengembangan Desa Wisata. Konsep ini merupakan wujud pemberdayaan masyarakat lokal agar menjadi pelaku utama dalam industri pariwisata, yang secara langsung berdampak pada peningkatan kesejahteraan, kualitas lingkungan, serta kelestarian budaya lokal,” ujar Ir. H. M. Ridwan Hisjam.

Upaya ini sejalan dengan program “Pariwisata Berbasis Masyarakat” yang diluncurkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Program tersebut bertujuan memastikan bahwa nilai tambah dari sektor pariwisata benar-benar dirasakan oleh masyarakat di tingkat akar rumput.

Langkah strategis ini menjadi kian krusial mengingat Pemerintah Indonesia menargetkan pertumbuhan PDB 2026 berada di kisaran 5,4% hingga 5,6%. “Untuk mencapai target tersebut, tidak ada jalan lain selain memperkuat sinergi hilirisasi. Dalam jangka panjang, ini bukan hanya soal pendapatan, tapi soal menjaga martabat budaya dan lingkungan kita,” tegas tokoh yang akrab disapa Bung RH tersebut.

Ir. H. M. Ridwan Hisjam adalah tokoh senior dan politisi Indonesia yang aktif dalam memperjuangkan kebijakan berbasis teknologi, pendidikan, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan. Beliau dikenal konsisten dalam mendorong transformasi demokrasi yang substansial di Indonesia.

Lebih dari tiga dekade berkiprah di panggung nasional, politisi senior Partai Golkar ini memiliki rekam jejak yang luas dalam kebijakan publik, di antaranya, Pimpinan Komisi Sepuluh (X) DPR RI (Pendidikan, Pariwisata, Pemuda & Olahraga) 2014-2017. Komisi tujuh (VII) DPR RI, yang membidangi (ESDM, Perindustrian, BRIN) periode 2019-2024. Dewan Penasehat IKA-ITS periode 2024-2028. Dewan Pertimbangan KADIN Indonesia periode 2025-2030.

Perjalanan Organisasi Ridwan Hisjam sebagai Ketua PPK Kosgoro 1957 periode 2013–2018, Bendahara Umum Satkar Ulama Indonesia 2012–2017, Ketua Dewan Pembina DPP HIPGI 2012–2017, Ketua Persatuan Insinyur Indonesia Wilayah Jawa Timur 2011, Wakil Ketua Umum PP IKA ITS 2011, Wakil Sekjen DPP Partai Golkar 2009, Ketua DPD Golkar Jawa Timur 2000–2004, Ketua Umum HIPMI Jawa Timur 1992–1995, Ketua Kehormatan HIPMI Jatim (hingga sekarang), Ketua DPD REI Jawa Timur 1996–1999, DPO DPP REI (2013–sekarang), Presiden Direktur KPPDM 1995–1999, Alumni LEMHANNAS KSA empat belas (XIV) 2006, SSLN di Pentagon, Amerika Serikat, SSDN di Provinsi Jambi.

RH juga merupakan penerima Penghargaan Adhiyasa Grhatama dari Presiden RI H. M. Soeharto di Istana Negara pada Oktober 1997, atas prestasinya membangun rumah sederhana terbanyak dalam satu kawasan di Gresik. Dengan pengalaman panjang di dunia politik, organisasi, dan ekonomi, Ridwan Hisjam bukan hanya sekadar politisi senior, tetapi juga seorang negarawan yang memahami betul denyut nadi bangsa. Kiprahnya menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkontribusi bagi kemajuan Indonesia, dengan semangat kerja keras, integritas, dan pengabdian tanpa henti.

Oleh: Koningh Anwar & Alimurtazha