Berita  

Percepatan Pemulihan Bencana Aceh Tamiang, Kemenhan RI Bangun 250 Unit Sumur Bor

ACEH TAMIANG — INN.com

Krisis air bersih yang melanda masyarakat pascabencana banjir di sejumlah wilayah Aceh dan Sumatra, khususnya Kabupaten Aceh Tamiang, mendapat perhatian serius dari Pemerintah Republik Indonesia. Melalui Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI), pemerintah bergerak cepat membangun sarana air bersih berupa sumur bor bagi warga terdampak.

Pelaksanaan program tersebut dipimpin langsung oleh Kolonel CZI Sulistyo Gunawan, didampingi Kapten CZI Lambok Siregar. Hingga Sabtu (10/1/2026), tercatat sebanyak 250 titik sumur bor telah rampung dikerjakan dan siap digunakan masyarakat.

Kolonel CZI Sulistyo Gunawan menyampaikan, sejak awal terjadinya bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, tim Kemenhan RI langsung turun ke lapangan untuk melakukan pemantauan sekaligus menentukan titik-titik prioritas pembangunan sumur bor. Langkah ini diambil untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan segera menjawab kebutuhan dasar warga.

“Salah satu prioritas utama kami adalah penyediaan air bersih bagi masyarakat yang terdampak pascabanjir. Di Aceh Tamiang, ketersediaan air bersih masih sangat minim, sementara kebutuhan warga sangat mendesak,” ujar Kolonel Sulistyo.

Ia menegaskan, pembangunan sumur bor akan terus dilanjutkan secara bertahap hingga dapat dirasakan merata oleh masyarakat. Seluruh sarana air bersih yang telah selesai dibangun dapat langsung dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari.

“Pembangunan ini merupakan bagian dari program Pemerintah RI untuk percepatan pemulihan pascabencana banjir di Aceh Tamiang, agar kondisi kehidupan masyarakat dapat kembali normal seperti sediakala,” tambahnya.
Lebih lanjut dijelaskan, ratusan sumur bor tersebut dibangun di berbagai lokasi strategis, antara lain di sekolah, fasilitas kesehatan, posko pengungsian, rumah ibadah, kawasan permukiman warga, serta sejumlah objek vital lainnya di seluruh kecamatan dan desa di Aceh Tamiang.

Kolonel CZI Sulistyo Gunawan menekankan bahwa keberhasilan pembangunan sarana air bersih ini tidak terlepas dari dukungan penuh Pemerintah RI serta partisipasi aktif masyarakat setempat. Ia memastikan, sumur bor yang masih dalam tahap pengerjaan akan diselesaikan secepat mungkin agar dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Program ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi wujud komitmen Kemenhan RI dalam membantu percepatan pemulihan kehidupan masyarakat secara menyeluruh. Kami berharap seluruh sumur bor yang dibangun benar-benar fungsional dan bermanfaat dalam jangka panjang,” pungkasnya.
Penulis: Eko