Jeritan Kakak Korban Pembunuhan di Subulussalam: Minta Bantuan Pengacara, Siap Bayar Dicicil

Subulussalam, | infonewsnusantara.com.  Sebuah unggahan memilukan di media sosial Facebook mengundang perhatian warganet. Seorang perempuan bernama Siti Masriani Daulay, yang mengaku sebagai kakak dari korban pembunuhan, dengan suara penuh keputusasaan memohon bantuan kepada siapa pun yang memiliki hati nurani, khususnya pengacara yang bersedia membantu meski dibayar secara dicicil

Dalam unggahannya, Siti menuliskan jeritan hati yang menyayat:

> “Tolonglah kami dulu, di mana ada pengacara yang baik hati yang bisa nyicil bayarnya. Janji aku tiap bulan kubayar. Ini masalah nyawa manusia, bukan nyawa binatang.”

Unggahan tersebut disertai tangisan dan doa, mencerminkan kondisi keluarga korban yang tengah berada di titik paling sulit. Ia mengaku tidak tahu lagi harus berkata apa, selain berharap masih ada orang-orang baik di Kota Subulussalam yang mau membantu keluarganya memperjuangkan keadilan.

Kasus yang menimpa keluarganya disebut menyangkut hilangnya nyawa manusia, namun keterbatasan ekonomi membuat mereka kesulitan mendapatkan pendampingan hukum yang layak. Dalam keputusasaan itu, Siti berjanji akan mencicil biaya pengacara setiap bulan, semampu yang mereka punya.

> “Berharap kami masih ada orang baik di Subulussalam ini. Janji aku akan kucicil bayarnya. Tolonglah ya Allah…” tulisnya lagi.

Unggahan tersebut langsung mendapat ratusan reaksi, puluhan komentar, dan dibagikan oleh warganet yang turut bersimpati. Banyak yang menyarankan agar ia menghubungi pengacara lokal, lembaga bantuan hukum (LBH), atau tokoh masyarakat setempat.

Kisah ini menjadi pengingat bahwa keadilan masih menjadi barang mahal bagi masyarakat kecil. Di tengah duka dan keterbatasan, keluarga korban hanya bisa berharap uluran tangan dari mereka yang peduli pada kemanusiaan.

Publik kini menunggu: Akankah jeritan hati ini sampai ke telinga orang-orang yang mampu membantu?

Redaksi: [Syahbudin Padank]