Pidie Jaya – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PW IPPNU) Aceh menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus kegiatan penguatan mental dan edukasi bagi remaja putri terdampak bencana di Desa Blang Dalam, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, pada Minggu (8/3/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) IPPNU ke-71, sekaligus memperingati International Women’s Day serta momentum Nuzulul Qur’an di bulan Ramadan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan khataman Al-Qur’an Juz 30 yang dilanjutkan dengan doa bersama untuk para korban bencana serta untuk almarhum H. Margaret Aliatul, mantan Ketua Umum PP IPPNU periode 2019–2022.
Selain kegiatan spiritual, PW IPPNU Aceh juga menghadirkan sesi sharing dan pendampingan remaja, yang memberikan ruang bagi para peserta untuk berbagi cerita, menyampaikan perasaan, serta saling menguatkan setelah mengalami dampak bencana.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sharing session tentang personal hygiene, yang membahas pentingnya menjaga kebersihan diri, khususnya bagi remaja putri. Materi ini juga diperkuat dengan pemutaran video edukasi mengenai kebersihan dan kesehatan diri.

Untuk menumbuhkan semangat dan kepercayaan diri para peserta, PW IPPNU Aceh juga mengadakan nonton bareng (nobar) film bertema pemberdayaan perempuan, yang diharapkan dapat menginspirasi para remaja putri agar tetap kuat dan optimis dalam menghadapi masa depan.
Menjelang waktu berbuka, kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Sebagai bentuk kepedulian, PW IPPNU Aceh juga menyerahkan goodie bag kepada para peserta, yang berisi Al-Qur’an, buku Yasin dan Juz Amma, sirup, snack, serta beberapa perlengkapan lainnya yang diharapkan dapat bermanfaat bagi adik-adik remaja putri di desa tersebut.
Ketua PW IPPNU Aceh, Cut Nisa Fadila, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian IPPNU kepada remaja putri yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan bagi adik-adik untuk saling menguatkan, berbagi cerita, serta mendapatkan pengetahuan yang bermanfaat. Kami berharap mereka tetap memiliki semangat dan harapan untuk menatap masa depan dengan lebih percaya diri,” pungkas Cut Nisa Fadila.
