MEDAN | InfoNewsNusantara.com
Malam itu, Rumah Dinas Wali Kota Medan tidak sekadar menjadi ruang pertemuan resmi. Suasana hangat dan penuh keakraban terasa sejak awal, saat Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut kedatangan Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar, pada Minggu malam (10/01/2025).
Penyambutan dilakukan dengan Balutan Adat Melayu yang sarat makna. Rico Waas dengan penuh hormat menyematkan tengkuluk dan tanjak kepada Sayuti Abubakar. Prosesi sederhana namun khidmat itu menjadi simbol persaudaraan, penghormatan, sekaligus penegasan ikatan emosional antar kepala daerah yang dipertemukan oleh semangat silaturahmi.
Usai penyambutan, suasana kian cair saat keduanya duduk bersantap malam bersama. Jamuan tersebut bukan sekadar makan malam, melainkan ruang berbagi cerita, gagasan, dan pengalaman dalam mengelola daerah masing-masing. Perbincangan mengalir santai, namun tetap menyentuh isu-isu penting yang tengah dihadapi.
Bagi Rico Waas, silaturahmi seperti ini memiliki makna lebih dari sekadar kunjungan kehormatan. Ia menjadi ruang bertukar pikiran dan saling menguatkan, terutama di tengah tantangan yang dihadapi banyak daerah. “Silaturahmi seperti ini penting untuk saling menguatkan, apalagi di tengah kondisi daerah yang sedang menghadapi berbagai tantangan,” ujar Rico Waas.
Dalam pertemuan tersebut, Sayuti Abubakar berbagi cerita mengenai kondisi Kota Lhokseumawe pasca banjir bandang dan longsor. Ia mengungkapkan, meski air relatif cepat surut, hujan yang masih kerap turun membuat sejumlah kawasan tetap waspada terhadap genangan dan ancaman longsor. “Saat ini kami masih menghadapi dampak banjir di Kota Lhokseumawe ketika hujan turun, meskipun airnya relatif cepat surut,” tutur Sayuti Abubakar.
Tak berhenti pada isu kebencanaan, pembahasan kemudian bergeser pada potensi sumber daya alam yang dimiliki Lhokseumawe serta peluang kerja sama yang bisa dijalin dengan Kota Medan. Kedua kepala daerah melihat kerjasama antardaerah sebagai langkah strategis untuk mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Rico Waas menegaskan keterbukaan Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk membangun kerja sama lintas daerah. “Kita bisa saling belajar dan bekerja sama. Bagaimana potensi yang dimiliki setiap daerah dapat dikembangkan bersama demi kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Silaturahmi malam itu pun ditutup dengan optimisme. Bukan hanya mempererat hubungan personal antar pemimpin daerah, pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal dari kerja sama konkret yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kota Medan dan Kota Lhokseumawe dimasa mendatang.(inn0101/spl)
