Berita  

Brimob Polri–Pena Pujakesuma Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Masjid Pascabanjir

TAMIANG | INN.com — Pascabencana banjir yang melanda Desa Tualang Baro, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, semangat kebersamaan kembali menyala. Personel Brimob Polri bersinergi dengan Pena Pujakesuma serta warga setempat melaksanakan gotong royong membersihkan Masjid Salman Alfarizi, yang terdampak banjir.

Kegiatan kerja bakti tersebut difokuskan pada pembersihan lumpur, sampah, dan sisa material banjir yang menggenangi area dalam dan sekitar masjid. Selama ini, Masjid Salman Alfarizi menjadi pusat ibadah sekaligus sentra aktivitas sosial dan keagamaan warga. Karena itu, pemulihan masjid menjadi prioritas agar fungsi ibadah terutama pelaksanaan salat Jumat dapat segera kembali normal.

Sejak pagi hari, personel Satuan Brimob Polri tampak bahu-membahu bersama relawan Pena Pujakesuma dan masyarakat. Dengan peralatan seadanya, mereka membersihkan lantai, tempat wudu, hingga halaman masjid. Suasana gotong royong berlangsung hangat, mencerminkan kuatnya solidaritas di tengah cobaan alam.

Ketua Pena Pujakesuma, Zulsyafri, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kehadiran Polri dalam mendampingi masyarakat, tidak hanya pada fase tanggap darurat, tetapi juga pada tahap pemulihan pascabencana.

“Polri hadir bersama masyarakat untuk memulihkan kembali sarana ibadah yang menjadi pusat kegiatan sosial dan spiritual warga. Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan serta menguatkan semangat kebersamaan pascabencana,” ujarnya.

Zulsyafri menambahkan, pendekatan humanis dan kolaboratif akan terus dikedepankan dalam setiap upaya bantuan. Menurutnya, pemulihan fasilitas umum dan tempat ibadah memiliki nilai strategis karena menjadi titik temu penguatan sosial warga setelah bencana.
Sementara itu, Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Salman Alfarizi, Tgk Ridwan, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan bantuan yang diberikan.

“Melalui kegiatan gotong royong ini, Masjid Salman Alfarizi kini perlahan kembali bersih dan layak digunakan. Lebih dari sekadar kerja bakti, kebersamaan Brimob Polri dan masyarakat Tualang Baro menjadi simbol kebangkitan, harapan, serta keteguhan dalam menghadapi cobaan alam,” katanya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Brimob Polri dan seluruh pihak yang terlibat. “Kami, pengurus Masjid Salman Alfarizi, mengucapkan terima kasih atas sumbangsih dan kepedulian Brimob Polri terhadap warga masyarakat yang terdampak banjir. Semoga kebersamaan ini menjadi amal kebaikan bagi kita semua,” tutupnya.

Gotong royong tersebut menjadi penegas bahwa pemulihan pascabencana bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang merawat harapan dan menguatkan ikatan sosial. Di Desa Tualang Baro, masjid kembali berdiri sebagai pusat spiritual dan kebersamaan kembali menjadi fondasi untuk bangkit.ppppp