ACEH TAMIANG | INN.com — Upaya pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang terus dilakukan. Salah satunya melalui pembangunan sumur bor oleh Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri yang kini mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan fasilitas umum, termasuk dunia pendidikan.
Atas perintah Kapolri Listyo Sigit Prabowo, ratusan personel Korps Brigade Mobil dikerahkan untuk membangun sumur bor di berbagai titik strategis, seperti masjid, puskesmas, sekolah, serta permukiman warga di wilayah Aceh Tamiang.
Salah satu lokasi yang kini telah menikmati akses air bersih adalah SMP Negeri 1 Manyak Payed, yang terletak di Desa Tualang Baro, Kecamatan Manyak Payed. Personel Brimob tampak bahu-membahu melakukan pengeboran demi memastikan ketersediaan air bersih bagi sekolah dan warga sekitar.
Kepala SMP Negeri 1 Manyak Payed, M. Helmi, S.Pd., saat ditemui wartawan, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas bantuan tersebut. Menurutnya, pembangunan sumur bor sangat membantu aktivitas sekolah, terutama setelah banjir melanda kawasan tersebut.
“Pembangunan sumur bor ini sangat membantu kami para guru dan murid, baik untuk menjalankan proses belajar mengajar maupun untuk beribadah di musala sekolah dengan lebih nyaman,” ujar Helmi.
Ia mengakui, meskipun permohonan pembangunan sumur bor tersebut tergolong terlambat, namun manfaatnya sangat besar dan berjangka panjang. “Air ini ke depannya juga bisa dimanfaatkan oleh warga yang tinggal di sekitar sekolah,” tambahnya.
Helmi mengenang, setelah banjir surut, persoalan air bersih menjadi masalah serius bagi sekolah dan lingkungan sekitarnya. Air dibutuhkan untuk berbagai keperluan, mulai dari kebutuhan belajar mengajar, konsumsi, hingga pengambilan air wudu bagi siswa, guru, dan masyarakat.
“Dengan adanya sumur bor ini, aktivitas belajar mengajar serta salat menjadi jauh lebih nyaman. Ini benar-benar solusi di tengah kondisi sulit pascabanjir,” lanjutnya.
Suasana gotong royong semakin terasa karena di antara personel Brimob yang bertugas, terdapat beberapa anggota yang merupakan alumni SMP Negeri 1 Manyak Payed. Kehadiran mereka, menurut Helmi, menambah keakraban dan semangat kebersamaan selama proses pengeboran berlangsung.
“Saya tidak menyangka suasananya bisa seakrab ini. Mereka memberi motivasi dan semangat, sehingga pekerjaan terasa lebih ringan,” katanya.
Atas nama keluarga besar SMP Negeri 1 Manyak Payed, Helmi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polri dan Brimob atas kepedulian serta sumbangsih nyata yang diberikan. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan anak didik kami,” tutup Helmi.
