Berita  

Arief Martha Rahadyan: Tren Positif FDI Perlu Diperkuat dengan Reformasi Investasi Berkelanjutan

Jakarta|INN.com

Indonesia mencatat kenaikan investasi langsung asing (Foreign Direct Investment/FDI) sebesar 0,1 persen sepanjang tahun 2025, dengan lonjakan signifikan pada kuartal keempat. Capaian ini menunjukkan bahwa kepercayaan investor global terhadap fundamental ekonomi nasional tetap terjaga.

Menanggapi hal tersebut, Arief Martha Rahadyan menilai bahwa tren positif ini patut diapresiasi, Kenaikan FDI, meskipun relatif tipis, adalah sinyal penting bahwa Indonesia merupakan negara tujuan investasi yang stabil. Rebound kuat di awal tahun menunjukkan respons positif investor terhadap arah kebijakan pemerintah,” ujar Arief.

Meskipun demikian,pemerintah tidak boleh berpuas diri. Ia menilai masih terdapat tantangan struktural yang perlu segera dibenahi agar Indonesia semakin kompetitif di tengah persaingan regional dan global.Percepatan reformasi investasi mutlak diperlukan,mulai dari penyederhanaan perizinan, kepastian hukum, konsistensi kebijakan, hingga pemberian insentif yang lebih adaptif terhadap kebutuhan investor strategis,” tutur Arief.

Menurut nya, reformasi iklim usaha harus berdampak langsung di lapangan, terutama bagi sektor industri bernilai tambah, hilirisasi, energi, dan ekonomi digital yang menjadi tulang punggung pertumbuhan ke depan.Kepercayaan investor harus dijawab dengan kebijakan yang progresif dan implementasi yang konsisten. Dengan begitu, investasi asing tidak hanya masuk sebagai angka statistik, tetapi benar-benar memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan rakyat,” pungkas Arief.