Arief Martha Rahadyan: Selamat Hari Lingkungan Hidup Nasional

Jakarta|INN.com

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Nasional menjadi momentum penting bagi seluruh warga bangsa untuk kembali meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga, merawat, dan memulihkan lingkungan hidup sebagai fondasi utama keberlanjutan pembangunan nasional. Sabtu,10/01/26.

Arief Martha Rahadyan menyampaikan  Lingkungan hidup adalah warisan sekaligus amanah. Apa yang kita jaga hari ini akan menentukan kualitas kehidupan anak cucu kita di masa depan,jadikan momentum Hari Lingkungan Hidup ini untuk memperkuat kesadaran kolektif dan aksi nyata.

Wujudkan perubahan perilaku sehari-hari, seperti pengurangan sampah plastik, pengelolaan limbah rumah tangga, efisiensi energi, serta pelestarian ruang hijau, merupakan kontribusi nyata yang berdampak besar, kesadaran ekologis harus ditanamkan sejak dini melalui pendidikan dan keteladanan, sehingga budaya menjaga lingkungan menjadi bagian dari karakter bangsa Indonesia.

Hari Lingkungan Hidup ini harus menjadi titik aksi dalam menjawab tantangan seperti perubahan iklim, degradasi hutan, pencemaran air dan udara, serta pengelolaan sampah dengan memerlukan pendekatan terpadu yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat luas.

Pertumbuhan ekonomi, industrialisasi,dan modernisasi tidak boleh mengorbankan kelestarian alam, keanekaragaman hayati, serta keseimbangan ekosistem.Kita membutuhkan kebijakan lingkungan yang tegas, penegakan hukum yang konsisten, serta inovasi hijau yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa merusak alam,” tegas Arief

Arief meminta pemerintah memperkuat perlindungan lingkungan hidup, termasuk upaya rehabilitasi hutan, pengendalian pencemaran, serta pengembangan ekonomi hijau,karena keberhasilan kebijakan lingkungan sangat bergantung pada konsistensi pelaksanaan di lapangan dan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan.

Jaga lingkungan, rawat kehidupan. Dari tanah yang kita pijak, dari air yang kita minum, dari udara yang kita hirup, masa depan Indonesia ditentukan,” pungkas Arief Martha Rahadyan.