Berita  

Arief Martha Rahadyan: Ramadhan, Jalan Spiritual Universal Menuju Kedamaian Dunia

Jakarta|INN.com

Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah / 2026 Masehi, Arief Martha Rahadyan menyampaikan ucapan Marhaban Ya Ramadhan disertai pesan keimanan dan refleksi moral kepada umat Muslim di seluruh penjuru dunia.

Ramadhan bukan sekadar ritual tahunan berupa menahan lapar dan dahaga, melainkan madrasah spiritual yang mengajarkan manusia tentang keikhlasan, kesabaran, kejujuran,serta kepedulian terhadap sesama.

Ramadhan adalah bulan penyucian hati, tempat manusia kembali berdamai dengan dirinya sendiri, dengan sesama, dan dengan Sang Pencipta. Di bulan inilah nilai-nilai kemanusiaan dan ketakwaan diuji serta dimurnikan,” ujar Arief.

Di tengah dunia yang dihadapkan pada krisis moral, konflik, kesenjangan sosial, dan kegelisahan spiritual, Ramadhan hadir sebagai jalan pemulihan nurani dan penguat nilai-nilai luhur kemanusiaan.

Puasa mengajarkan kita bahwa kekuatan sejati bukan pada kekuasaan atau harta, melainkan pada kemampuan menahan diri, memaafkan, dan berbagi. Ramadhan mendidik kita untuk tidak hanya menjadi Muslim yang taat secara ritual, tetapi juga manusia yang adil, jujur, dan penuh kasih,” tambahnya.

Arief mengajak umat muslim di dunia untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat solidaritas global, menumbuhkan empati terhadap kaum lemah, serta menebarkan kedamaian di tengah perbedaan. Ibadah tanpa akhlak akan kehilangan maknanya. Ramadhan sejati adalah ketika ibadah kita melahirkan kepedulian sosial, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan harapan bagi mereka yang terpinggirkan,” tegasnya.

Arief Martha Rahadyan menyampaikan doa agar Ramadhan 1447 Hijriah membawa keberkahan, ketenangan, dan pencerahan bagi seluruh umat manusia. Semoga Ramadhan ini menjadi jalan bagi kita semua untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan menebarkan kebaikan lintas batas. Dari hati yang bersih, lahirlah dunia yang lebih damai,” pungkasnya.