Berita  

Arief Martha Rahadyan: Isra Mikraj sebagai Titik Balik Penyucian Hati dan Amal

Jakarta|INN.com

Momentum Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW bukan sekadar peristiwa sejarah dalam perjalanan dakwah Islam, melainkan sebuah panggilan ruhani bagi umat untuk kembali menata hati, iman, dan amal dalam kehidupan sehari-hari.

Arief Martha Rahadyan menyampaikan bahwa Isra Mikraj adalah pengingat agung tentang kedekatan hamba dengan Tuhannya, yang tidak diukur oleh jarak, melainkan oleh ketundukan dan keikhlasan. Dalam satu malam yang penuh mukjizat, Rasulullah SAW di perjalankan oleh Allah SWT untuk menerima perintah shalat ibadah yang menjadi tiang agama sekaligus napas kehidupan spiritual umat Islam.

Isra Mikraj mengajarkan kita bahwa kemuliaan seorang hamba bukan terletak pada kedudukan duniawi, melainkan pada sejauh mana ia mampu ruku’ dan sujud dengan penuh kesadaran, syukur, dan kerendahan hati kepada Allah SWT,” ujar Arief.

Di tengah dunia yang bergerak cepat, penuh distraksi dan ambisi, shalat sejatinya adalah ruang perjumpaan paling jujur antara manusia dan Sang Pencipta,dengan ruku’ melatih kerendahan hati, sementara sujud menanamkan kesadaran bahwa segala kekuatan, rezeki, dan arah hidup sepenuhnya berada dalam kuasa Allah SWT.

Arief mengajak umat Islam menjadikan Isra Mikraj sebagai momentum membangun keseimbangan antara spiritualitas dan tanggung jawab sosial. Keimanan yang kuat harus tercermin dalam akhlak, kejujuran, kepedulian, serta keberanian untuk menegakkan kebaikan di tengah masyarakat.

Isra Mikraj bukan hanya tentang naiknya Rasulullah SAW ke Sidratul Muntaha, tetapi tentang turunnya nilai-nilai ilahi ke dalam perilaku manusia. Iman yang hidup akan melahirkan pribadi yang menenangkan, adil, dan membawa maslahat,” tegasnya.

Di peringatan Isra Mikraj 27 Rajab 1447 Hijriah ini, Arief Martha Rahadyan berharap seluruh umat untuk memperkuat shalat, memperhalus budi pekerti, dan menjadikan syukur sebagai fondasi dalam menghadapi setiap ujian kehidupan.Semoga cahaya Isra Mikraj terus membimbing langkah umat Islam menuju kehidupan yang lebih bermakna, beriman, dan diridhai Allah SWT..Amin!!!