Akun Facebook “Subulussalam Neutral” Dinilai Meresahkan, Warga Minta Kapolres Subulussalam Bertindak Tegas

Subulussalam– news1kabar.com Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.Atas nama masyarakat Kota Subulussalam, sejumlah warga menyampaikan harapan dan permohonan kepada Kapolres Subulussalam, Muhammad Yusuf, agar kiranya menindaklanjuti keberadaan akun Facebook bernama “Subulussalam Neutral” yang dinilai semakin meresahkan dan memicu kegaduhan di media sosial.

Akun yang diduga anonim atau bodong tersebut disebut-sebut kerap memposting konten bernada provokatif, ujaran kebencian, hingga makian terhadap sejumlah pihak di Kota Subulussalam. Aktivitasnya dinilai tidak lagi sebatas kritik sosial, melainkan telah mengarah pada serangan personal dan upaya memecah belah masyarakat.

Salah satu tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya menilai, pola unggahan akun tersebut berpotensi memperkeruh suasana.

> “Kami menduga ini akun palsu yang sengaja dibuat untuk memancing konflik dan memperkeruh keadaan. Kritik itu wajar, tapi harus disampaikan dengan etika dan tanggung jawab, bukan dengan provokasi,” ujarnya.

Warga pun mendesak Unit Siber Polres Subulussalam untuk segera melakukan penelusuran guna mengungkap identitas pemilik akun tersebut. Jika ditemukan unsur pelanggaran hukum, masyarakat meminta aparat penegak hukum bertindak tegas sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, termasuk Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Menurut warga, pembiaran terhadap akun-akun anonim yang menyebarkan konten provokatif dapat berdampak serius terhadap stabilitas sosial. Subulussalam sebagai daerah yang terus berkembang membutuhkan suasana yang aman, damai, dan kondusif, baik di ruang publik maupun di ruang digital.

Selain meminta langkah tegas dari aparat kepolisian, masyarakat juga mengimbau seluruh warga agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Warga diminta tidak mudah terprovokasi serta tidak turut menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

> “Kami percaya Polres Subulussalam mampu menelusuri siapa di balik akun tersebut. Demi menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama, kami berharap ada tindakan nyata,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Subulussalam terkait desakan masyarakat tersebut.

Masyarakat berharap persoalan ini segera mendapat perhatian serius agar ruang digital di Subulussalam kembali menjadi sarana informasi yang sehat, edukatif, dan mempererat persatuan, bukan sebaliknya.

Redaksi