Soal Jasa COVID-19 Belum Dibayar, Ini Penjelasan Plh Direktur RSUD Langsa

Caption : Plh. Direktur RSUD Kota Langsa Dr Donny Mulizar, MKM

Langsa | INN.com

Menanggapi pemberitaan terkait belum dibayarnya jasa tenaga kesehatan (Nakes) COVID-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa, pihak manajemen akhirnya memberikan klarifikasi resmi. Plh Direktur RSUD Langsa, dr. Donny Mulizar, MKM, menegaskan bahwa rumah sakit bukan tidak membayar uang jasa tersebut, sampai saat ini pihak rsud sdh membayar lebih kurang 90% dari total nakes yg menerima jasa covid tsb artinya hanya tinggal 10% lg yg belum dibayarkan, hal ini terjadi karena nakes tsb sdh tdk bekerja di rsud lg, ada juga yg sdh meninggal dunia sehingga tim bagian keuangan rsud masih mencari keberadaan nakes tsb dan kalau sdh ketemu tinggal kita bayarkan jasanya.

“Kami tegaskan, dana untuk pembayaran jasa COVID-19 masih tersedia di kas RSUD Langsa” ujar dr. Donni kepada wartawan, Kamis (23/10).

Lebih lanjut, dr. Donny juga mengimbau kepada para tenaga kesehatan yang merasa terlibat aktif dalam penanganan COVID-19, namun belum menerima haknya, untuk segera berkoordinasi dengan Bagian Keuangan RSUD Langsa.

> “Kami sangat berharap rekan-rekan Nakes yang saat itu bertugas bisa datang ke bagian keuangan untuk memastikan datanya. Dengan begitu, hak-hak mereka bisa segera kami salurkan,” tandasnya.

Sebelumnya, sempat beredar pemberitaan di sejumlah media lokal mengenai keluhan sejumlah tenaga kesehatan terkait belum diterimanya pembayaran jasa COVID-19 yang dijanjikan sejak masa pandemi. Kabar tersebut sempat menimbulkan keresahan dan spekulasi di kalangan publik.

Namun dengan penjelasan resmi dari pihak manajemen, diharapkan persoalan ini bisa segera diselesaikan tanpa menimbulkan kesalahpahaman lebih lanjut. RSUD Langsa memastikan komitmen penuh untuk menuntaskan hak-hak tenaga kesehatan yang telah berjuang di garda terdepan melawan pandemi. (Cp)