Jawa Timur|INN.com
Prigen Pasuruan-Penguatan hilirisasi dalam tata kelola yang kuat merupakan langkah strategis untuk mendorong investasi jangka panjang dan keberlanjutan di Indonesia. Hilirisasi merupakan proses pengembangan industri yang berfokus pada peningkatan nilai tambah produk dan jasa, sehingga dapat meningkatkan pendapatan negara dan menciptakan lapangan kerja.
Dalam konteks ini, pemerintah perlu memperkuat tata kelola yang efektif dan efisien untuk mendukung hilirisasi. Hal ini dapat dilakukan dengan menciptakan regulasi yang jelas dan stabil, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya alam. Rabu (21/01/2026)
Penguatan hilirisasi juga memerlukan investasi yang signifikan dalam infrastruktur dan sumber daya manusia. Pemerintah perlu bekerja sama dengan sektor swasta untuk meningkatkan investasi dalam bidang pendidikan, pelatihan, dan penelitian dan pengembangan.
Selain itu, pemerintah juga perlu meningkatkan kerja sama internasional untuk meningkatkan akses ke pasar global dan teknologi yang lebih maju. Hal ini dapat dilakukan melalui perjanjian perdagangan bebas dan kerja sama bilateral dengan negara-negara lain.
Dalam jangka panjang, penguatan hilirisasi dapat meningkatkan keberlanjutan ekonomi Indonesia dengan mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah dan meningkatkan nilai tambah produk dan jasa. Hal ini juga dapat meningkatkan pendapatan negara dan menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak.
Namun, penguatan hilirisasi juga memerlukan pengelolaan yang hati-hati untuk menghindari dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat. Pemerintah perlu memastikan bahwa kegiatan hilirisasi dilakukan dengan memperhatikan prinsip-prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab sosial.
Sehingga, penguatan hilirisasi dalam tata kelola yang kuat dapat menjadi kunci untuk mendorong investasi jangka panjang dan keberlanjutan di Indonesia. Pemerintah perlu terus meningkatkan upaya untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi hilirisasi dan memastikan bahwa kegiatan ini dilakukan dengan memperhatikan prinsip-prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab sosial. (Tim/Red)
Oleh: Koningh Anwar
