Sinabang Info News Nusantara.com – Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Desa Sanggiran, Kabupaten Simeulue, terancam tidak dilakukan Provisional Hand Over (PHO) jika pengerjaannya belum sempurna.
Itu disampaikan Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Simeulue, Renita, Dia mengatakan PHO tidak akan dilakukan sebelum seluruh pekerjaan dinyatakan selesai dan memenuhi standar teknis.
“PHO belum dulu. Kami lihat dulu pengerjaannya. Mereka kan masih bekerja dan belum selesai. Jadi kalau belum sempurna, kamikan tidak berani melakukan PHO,” kata Renita, Senin 12 Januari 2025.
Dalam waktu dekat pihaknya akan segera turun ke lokasi untuk memastikan mutu pekerjaan proyek SPAM tersebut, termasuk melakukan uji kualitas beton.
“Nanti saat pengecekan pasti ada uji mutu beton, karena memang itu wajib. Sekarang masih menunggu PPTK yang sedang bertugas ke Medan. Setelah dia kembali, kami akan cek bersama ke lokasi,” jelas Renita.
Ditanya berapa persen dana yang sudah di cairkan untuk mendukung proyek SPAM tersebut. Renita mengatakan hingga saat ini dana proyek yang telah dicairkan sudah mencapai 95 persen.
“Suda 95 persen. Dana masih kami gantung sebesar 5 persen, karena masih ada kemungkinan denda” pungkasnya.(*)
