SIMEULUE Info News Nusantara.com Kondisi gedung TK Negeri Sitalale Inor yang berada di Desa Inor, Kecamatan Teupah Barat, Kabupaten Simeulue, dilaporkan mengalami kerusakan berat, sehingga kegiatan belajar mengajar tidak dapat lagi dilaksanakan secara normal di lokasi tersebut. Akibatnya, para murid terpaksa dialihkan ke tempat lain demi menjaga keselamatan dan kelangsungan proses pembelajaran.
Kerusakan pada bangunan sekolah tersebut dinilai cukup parah dan dikhawatirkan membahayakan peserta didik serta tenaga pendidik apabila tetap digunakan. Sejumlah bagian gedung dilaporkan mengalami kerusakan fisik yang signifikan, sehingga tidak memenuhi standar keamanan sebagai ruang belajar anak usia dini.
Untuk sementara waktu, pihak sekolah bersama pemangku kepentingan setempat mengambil langkah dengan mengalihkan proses belajar mengajar ke sekolah atau fasilitas pendidikan lain di sekitar wilayah Kecamatan Teupah Barat. Kebijakan ini dilakukan sebagai solusi darurat agar hak pendidikan anak-anak tetap terpenuhi.
Orang tua murid menyayangkan kondisi gedung TK Negeri tersebut, mengingat peran strategis pendidikan anak usia dini sebagai fondasi awal pembentukan karakter dan kemampuan dasar anak. Mereka berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah terhadap kondisi sarana pendidikan di wilayah pedesaan.
TK Negeri Sitalale Inor sendiri merupakan satuan pendidikan anak usia dini yang berada di bawah pembinaan Dinas Pendidikan Kabupaten Simeulue. Pembinaan tersebut mencakup aspek kurikulum, tenaga pendidik, hingga sarana dan prasarana sekolah.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait rencana perbaikan atau rehabilitasi gedung TK Negeri Sitalale Inor. Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat segera melakukan peninjauan lapangan dan mengalokasikan anggaran untuk perbaikan bangunan sekolah tersebut.
Perbaikan sarana pendidikan dinilai penting agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali dilaksanakan di lingkungan sekolah yang aman dan layak. Selain itu, pemulihan gedung TK Negeri Sitalale Inor diharapkan dapat mengembalikan kenyamanan bagi siswa, guru, dan orang tua murid.(*)
