Pembagian Beras Terus Berjalan, Pemkab Aceh Tengah Prioritaskan Daerah Terdampak Bencana

Takengon-Infonewsnusantara.com

Takengon-Infonewsnusantara.com
Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah terus mengintensifkan penyaluran bantuan beras bagi masyarakat pascabencana. Pada rapat awal tahun yang digelar di Gedung Ummi, Pendopo Bupati Aceh Tengah, Senin (05/01/2026), Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si menegaskan bahwa pendistribusian bantuan harus dilakukan secara terukur dan berprioritas kepada wilayah serta masyarakat yang terdampak langsung.

Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa meskipun bantuan dibagikan ke seluruh desa, desa dan warga terdampak bencana menjadi prioritas utama.

“Penanganan harus betul-betul terukur. Bantuan diberikan dengan skema yang jelas, dimulai dari kampung terdampak dan warganya. Tingkat dampak di setiap desa tidak sama, sehingga prioritas harus benar-benar diperhatikan”, tegas Bupati.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pangan Kabupaten Aceh Tengah, Salman Nuri, S.STP, M.Ec.Dev, menyampaikan bahwa hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah telah menyalurkan 585,3 ton beras dari total kuota 1.222 ton beras bantuan bencana yang dialokasikan untuk Aceh Tengah.

Salman menjelaskan, pada awal masa tanggap darurat penyaluran bantuan sempat terkendala akibat terputusnya akses darat. Kondisi tersebut menyebabkan pasokan beras yang masuk ke Aceh Tengah sangat terbatas, yakni hanya sekitar 10 ton per hari, sehingga sulit memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat.

“Alhamdulillah, sekitar satu minggu terakhir akses darat sudah kembali bisa dilalui. Distribusi beras kini dapat dilakukan melalui jalur darat dan laut dari Lhokseumawe ke Aceh Tengah, dengan kapasitas pengiriman mencapai hingga 72 ton per hari”, jelasnya.

Dengan membaiknya akses distribusi, Dinas Pangan menargetkan sisa kekurangan kuota beras sebesar 637 ton dapat disalurkan dalam waktu satu minggu ke depan.

Untuk tahap selanjutnya, penyaluran beras akan terus diprioritaskan ke 26 kampung terisolir, posko-posko pengungsian yang masih menampung sekitar 7.000 pengungsi, serta wilayah-wilayah yang terdampak langsung oleh bencana banjir dan longsor.

Dinas Pangan juga meminta dukungan penuh dari pemerintah kampung agar penyaluran bantuan berjalan tertib dan tepat sasaran.

“Kami memohon kerja sama pemerintahan kampung untuk membantu pendistribusian beras kepada masyarakat, disertai dengan dokumentasi sebagai bentuk pertanggungjawaban agar bantuan benar-benar sampai kepada yang berhak”, tambah Salman.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah memastikan bahwa upaya penyaluran bantuan pangan akan terus dilakukan secara bertahap, sekaligus menyiapkan stok beras untuk menghadapi bulan suci Ramadan, sehingga kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.

“Kami mohon masyarakat bersabar. Insyaallah stok beras mencukupi dan akan terus kami upayakan agar seluruh masyarakat Aceh Tengah dapat terlayani”, pungkasnya.