JAKARTA | infonewsnusantara.com
Dalam beberapa hari terakhir, cuaca di Pulau Sumatera dipengaruhi oleh pertemuan Angin Monsun Utara dan Siklon Grant. Interaksi kedua sistem ini membawa massa udara lembap dalam jumlah besar ke wilayah Barat Sumatera, sehingga memicu pembentukan dan penumpukan awan hujan yang meluas.
Dampaknya, hujan terjadi hampir diseluruh wilayah Sumatera dengan intensitas bervariasi, mulai dari ringan hingga lebat, dari bagian utara hingga selatan pulau. Kondisi ini menyebabkan curah hujan meningkat dan berlangsung cukup merata di banyak daerah.
Saat ini, penumpukan massa udara dan awan hujan terfokus di Pesisir Barat Sumatera, mulai dari pesisir Barat Aceh hingga Pesisir Barat Lampung. Hujan yang terjadi secara terus-menerus meningkatkan potensi genangan dan banjir, khususnya di wilayah dataran rendah dan sepanjang aliran sungai, serta meningkatkan risiko longsor di daerah perbukitan akibat tanah yang jenuh air.
Masyarakat di wilayah Pesisir Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, dan Lampung diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir dan dampak cuaca ekstrem lainnya, terutama saat hujan lebat berlangsung dalam durasi lama dan disertai angin kencang.(inn0101/redaksi)
