PEDAGANG PAJAK TERMINAL SUBULUSSALAM MENGELUH, PASAR TENGGENANG AIR MESKI PAJAK TETAP DIPUNGUT

Subulussalam —infonewsnusantara.com. Kondisi memprihatinkan terjadi di Pajak Terminal Kota Subulussalam. Sejumlah pedagang mengeluhkan genangan air yang kerap mengganggu aktivitas jual beli, bahkan menyebabkan kerugian. Ironisnya, kondisi tersebut terjadi meski para pedagang rutin membayar pajak retribusi.

Keluhan tersebut mencuat ke publik setelah seorang warga, Tono Panto, mengunggah kondisi pasar melalui akun Facebook pribadinya di grup Kabar Subulussalam. Dalam unggahannya, terlihat jelas lantai pasar dipenuhi genangan air, saluran yang tidak berfungsi, serta bangunan yang terkesan terbengkalai.

“Pedagang sudah bayar pajak, tapi perbaikan tidak ada. Pasar modern malah seperti pasar terbengkalai,” tulis Tono Panto dalam unggahannya yang menuai beragam reaksi warganet.

Akibat genangan air tersebut, aktivitas perdagangan terganggu. Beberapa pedagang mengaku pembeli enggan masuk ke area pasar karena kondisi becek dan bau, sehingga pendapatan menurun drastis.

Para pedagang berharap Wali Kota Subulussalam segera turun tangan dan memerintahkan dinas terkait, khususnya Dinas UKM dan pengelola pasar, untuk segera melakukan perbaikan. Mereka menilai, kewajiban membayar pajak seharusnya diimbangi dengan fasilitas pasar yang layak.

Unggahan ini pun menjadi perbincangan hangat di media sosial. Warganet meminta pemerintah kota tidak menutup mata terhadap keluhan pedagang kecil yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah kota maupun dinas terkait.

Redaksi: [Syahbudin Padank]