Subulussalam—infonewsnusantara.com. Warga Pelayangan digegerkan oleh penemuan sesosok mayat yang hanyut di aliran sungai pada Sabtu pagi (8/12) sekitar pukul 06.48 WIB. Penemuan ini pertama kali dilaporkan seorang warga bernama Dapot, yang melihat tubuh korban mengapung dan segera menghubungi Satgas SAR.

Danramil Longkib Andri Pakpahan merespons cepat laporan tersebut dengan meminta dukungan perahu karet dan koordinasi evakuasi. Para santri yang berada di sekitar lokasi turut membantu menahan tubuh agar tidak terseret arus lebih jauh.
Sementara itu, Kapolsek Simpang Kiri AKP Evizzarianto menyampaikan bahwa korban diduga merupakan warga Kampong Pegayo yang beberapa hari lalu dilaporkan hanyut di aliran Lae Kombih.
“Evakuasi dilakukan melalui jalur darat dengan membawa keluarga korban untuk memastikan identitasnya. Tim juga menyisir sungai menggunakan perahu karet,” ujarnya kepada awak media.
Aparat gabungan dari Polri, TNI, dan tim SAR terus melakukan penyisiran serta pemeriksaan awal di lokasi. Warga setempat tampak memadati tepi sungai untuk mengikuti perkembangan informasi.
Hingga kini, proses identifikasi korban masih berlangsung. Pihak berwenang mengimbau masyarakat menunggu pernyataan resmi sambil memastikan keamanan di sepanjang aliran sungai tetap diperketat.
Redaksi:Syahbudin Padank,
