Subulussalam —infonewsnusantara.com Suasana haru menyelimuti Desa Pegayo, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, setelah seorang warga bernama Majid Bako (60), petani setempat, dilaporkan hilang sejak Jum’at (5/12). Kabar ini menggerakkan tim SAR, BPBD, dan masyarakat untuk turun langsung melakukan pencarian.

Sebelum memulai operasi, tim SAR dan warga berkumpul untuk memanjatkan doa bersama, memohon keselamatan dan kemudahan agar korban dapat segera ditemukan. “Kita berdoa sejenak sebelum melakukan penyisiran,” ucap Maman Berutu, petugas BPBD Subulussalam, yang terus memberikan update kondisi di lapangan.
Penyisiran dimulai sejak sore dan berlangsung hingga malam hari. Meski kondisi lapangan cukup menantang, tim tetap semangat dan fokus. Dukungan masyarakat juga terus mengalir. “Semoga cepat ditemukan, amin,” ujar salah satu warga melalui komunikasi grup, disertai pesan agar tim tetap menjaga keselamatan selama proses pencarian.
Hilangnya Majid Bako menggugah solidaritas warga Pegayo dan sekitarnya. Harapan besar tertuju pada kerja keras tim SAR dan relawan yang tanpa lelah menyisir area demi area.
Pencarian masih berlangsung, dan seluruh masyarakat berharap Majid Bako dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Redaksi: Syahbudin Padank
