Kota Langsa – Sebanyak 74 balita yang alami gizi kurang dan yang pernah alami stunting menerima paket bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi.
Kegiatan berlangsung di Aula Unit Pelaksana Teknis Daerah Pusat Kesehatan Masyarakat (UPTD Puskesmas) Kecamatan Langsa Baro, Jalan Lilawangsa, Gampong Paya Bujok Tunong, Selasa (07/04/2026).
Program Intervensi Stunting PTPN IV PalmCo dengan tema “Nutrisi Sehat, Bangsa Kuat”, kerjasama antara PTPN IV Regional VI dengan UPTD Puskesmas Langsa Baro melalui anggaran Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Adapun 74 paket PMT yang diberikan berupa; Beras 5 Kg, Susu Bubuk, Kacang Hijau dan Telur.

Perwakilan manajemen PTPN IV Regional VI Kasubbag Humas Muhammad Febriansyah didampingi Staf TJSL Nurzaitun, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program pengentasan stunting tahun 2026.
“Kegiatan ini juga merupakan salah satu momen untuk indonesia bangkit menuju Indonesia emas 2045, dan bertepatan dengan hari Gizi Nasional,” jelas Febri.
PTPN IV PalmCo ada di beberapa wilayah seperti Sumatera dan Kalimantan termasuk PTPN IV Regional VI yang berada di Aceh.
“Program pemberian makanan bergizi untuk stunting dan balita ini berkelanjutan pertiga bulan, pihaknya bersama Puskesmas akan memantau perkembangan anak,” ucapnya.
Pihak PTPN IV Regional VI berharap program ini dapat berjalan lancar dan dapat mengentaskan stunting yang berada di Kota Langsa khususnya di Kecamatan Langsa Baro.
“Semoga paket PMT ini dapat membantu dan bermanfaat bagi anak dan ibu,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Langsa Baro, Zuliani SKM, M.Kes, mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada PTPN IV Regional VI serta para penerima bantuan PMT dalam wilayah Kecamatan Langsa Baro.
Ia juga menjelaskan bahwa untuk kasus stunting pada tahun sebelumnya hanya 10 balita, namun saat ini dari 10 itu sudah terbebas dan perlu pemantauan serta pemberian asupan gizi yang tepat.
Sedangkan yang masuk kategori mendapatkan bantuan PMT ada sekitar 74 balita dari 12 gampong dalam wilayah Kecamatan Langsa Baro dan untuk keseluruhan data yang ada sekitar 177 yang memang butuh bantuan PMT, ini kedepan akan menjadi prioritas.
“Untuk kategori balita yakni usia anak dari 6 bulan hingga 59 bulan yang mendapatkan PMT dan perlu diingat bantuan ini benar-benar diberikan kepada anak jangan sampai nanti diberikan pada yang lain,” pinta Zuliani.
Kiranya PTPN IV Regional VI terus memberikan bantuan bagi balita kekurangan gizi bagi yang belum mendapatkannya. Intinya kami sangat berterima kasih atas pemberian makanan tambahan untuk balita kurang gizi di Kecamatan Langsa Baro dan berlanjut hingga tiga bulan kedepan.
“Bantuan ini khususnya untuk balita, artinya jangan nanti diberikan untuk yang lain ini tidak tepat sasaran makanan tambahan ini, jangan nanti di buat bolu pula,” pungkas Zuliani.
